Pemerintah Fokus Kembangkan Program Transmigrasi

Segmen Khusus/Advedtorial Dipersembahkan Dinas Transmigrasi Sulbar

 

Mamuju – Program pembangunan 20 Kawasan Perkotaan Baru (KPB) atau Kota Terpadu Mandiri (KTM) menjadi sasaran prioritas pembangunan nasional bidang transmigrasi pada 2015-2019.

Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), M. Nurdin, mengatakan berkembangnya 20 KPB atau Kota Terpadu Mandiri (KTM) sebagai embrio kota-kota kecil atau pusat pertumbuhan.

“Target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional kita 20 KTM, dan sekarang sudah ada 11 KTM, sisanya 9 KTM lagi yang kami support dengan pihak swasta selama 2 tahun ini,” katanya.

Menurutnya, Kemendes PDTT akan mensinergikan berbagai progran prioritas dalam pengembangan transmigrasi di berbagai kawasan menjadi Program Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) hingga mempunyai skala ekonomi besar.

“Kami akan alokasikan anggaran hingga Rp1,6 triliun untuk mengembangkan sentra-sentra produksi produk-produk unggulan. Saat ini di KTM Mesuji telah kami kembangkan untuk menjadi sentra beras dan jagung,” ujarnya.

Nurdin menjelaskan seperti KTM Mesuji di Sulawesi yang telah dikembangkan oleh Kemendes PDTT menjadi sentra beras dan jagung, maka di KTM yang lain dapat dijadikan sentra unggulan sesuai dengan potensi lokalnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar, H. Muhammad Hamzih, mengatakan sejumlah wilayah yang sebelumnya merupakan daerah terisolir kemudian menjadi berkembang seiring dengan kedatangan para transmigran

“Program transmigrasi mempunyai potensi untuk menjadi solusi atas problematika kemiskinan, ketimpangan dan distribusi ketimpangan penduduk,” katanya.

Menurutnya, pemerintah berkomitmen mengembangkan kawasan transmigrasi dengan program pembentukan KTM yang sejak dicanangkan pada 2007 . (adv)

Rekomendasi Berita

Back to top button