Pemerintah Kembangkan Program Transmigrasi Zaman Now

Segmen Khusus/Advedtorial Dipersembahkan Dinas Transmigrasi Sulbar

Mamuju – Konsep Produk Unggulan untuk Kawasan Pedesaan (Prukades) digalakkan untuk dalam program dana desa ternyata bisa mendukung program Transmigrasi. Saat ini Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi sedang mengembangkan program model baru transmigrasi. Istilahnya, model transmigrasi zaman now. Apakah itu?

Jadi, sekarang ini direncanakan sebelum berangkat transmigrasi para calon trasmigran bakal sudah memiliki rencana yang pasti mengenai apa yang bakal dikembangkan di daerah transmigrasinya nanti. Yang bakal dilakukan itulah yang disebut Prukades. Jadi, para transmigran bakal memiliki rencana yang jelas mengenai apa yang bakal ditanam di lahan barunya, berapa hasil dari apa yang ditanamnya, siapa yang bakal membeli komoditas itu dan sebagainya.

Hal ini disampaikan Sekjen Kementerian Desa PDT dan Transmigrasi RI, Anwar Sanusi dalam acara rapat regional Penjaringan Program Penyiapan Kawasan dan Pembangunan Permukiman Transmigrasi Wilayah Sulawesi, Maluku, Papua, Provinsi Aceh, Kalimantan Barat dan NTT yang berlangsung di hotel D Maleo, Mamuju, 13 hi gga 16 Februari 2018.

Rapat regional oleh kementerian desa dan transmigrasi di hotel D Maleo, Mamuju dari 13 hingga 16 Februari 2018.

Anwar Sanusi menyebutkan, pada model transmigrasi yang akan dilakukan ini sebelum berangkat, daerah asal para peserta transmigrasi akan menentukan lebih dulu komoditas unggulan apa yang akan dijadikan garapan oleh para transmigran di lokasi barunya nanti. Lalu pemerintah akan menghubungkan komoditas itu pada pada sektor swasta atau pasar nantinya. Jadi, para transmigran bakal memiliki arah yang jelas dengan apa yang mereka kerjakan di lokasi barunya.

Ini sangat berbeda dengan model transmigrasi yang dulu. Jika dulu warga transmigran harus mengusahakan sendiri kemampuan ekonominya di lokasi baru dengan fasilitas tempat tinggal dan lahan, sekarang pemerintah menyediakan akomodasi lebih dari itu. Sekarang bahkan para transmigran sudah tahu apa yang harus dilakukannya di tempat baru nanti untuk mengembangkan ekonomi mereka. Sehingga kekawatiran trasmigrasi membuat hidup makin sulit bakal sirna dengan sendirinya.

Sampai hari ini program transmigrasi juga mendapatkan sambutan baik dari daerah yang akan ditempati. Tidak ada masalah sosial dari daerah yang akan ditempati para transmigran.

Kepala Dinas Transmigrasi Sulbar,  H. Muhammad Hamzih menyambut positif program kementerian terkait pengembangan transmigrasi.

“Program transmigrasi jaman now akan mampu mendulang peningkatan ekonomi warga transmigrasi, ” ucapnya.  (adv)

Rekomendasi Berita

Back to top button