Pemilik Lahan Blokir dan Tanam Sawit Diareal Pasar Smart Bambaloka

MATRA, – Kesal ganti rugi lahan tak kunjung di bayarkan, pasar Smart Bambaloka di Kelurahan Baras, Kecamatan Baras, Kabupaten Mamuju Utara, Sulawesi Barat  dibolkir dan di tanami pohon sawit oleh pemilik lahan, akibatnya aktivitas jual beli di pasar tersebut terganggu.

 

Karena merasa dipermainkan oleh pemerintah, Abdul Karim  warga bambaloka pemilik lahan selaus 1591 meter persegi kesal dan akhirnya nekat memblokir jalan keluar masuk keareal pasar smart dengan cara menanam puluhan pohon kelapa sawit serta memasang kawat berduri.

 

Padahal pasar yang dibangun dengan menggunakan anggaran miliaran rupiah pada tahun 2013 silam ini cukup megah, namun masih menyisahkan polemik. pasalnya perjanjian ganti rugi lahan hingga saat ini masih belum juga tuntas.

 

Sementara keterangan pemilik lahan, dirinya telah berungkali melakukan pertemuan dengan pemangku kebijakan didaerah  untuk penyelesaian ganti rugi, namun hingga saat ini ganti rugi yang awal dijanjikan sebesar tujuh ratus juta rupiah tersebut kerab kali berubah – rubah dari tahun ke tahun.

 

Abdul Karim pemilik lahan kepada sejumlah awak media mengaku nekat menanam pohon sawit serta memasang kawat duri karena kesal janji ganti rugi lahan sejak tahun 2013 silam tak kunjung dibayarkan,  padahal perjanjian ganti rugi lahan sebesar tujuh ratus juta rupiah telah menurutnya telah disetujui”.

 

“Saya dijanji sejak tahun 2013 akan dibayarkan ganti rugi lahan sesuai kesepakatan senilai tujuh ratus juta rupiah, namun janji itu kerap kali berubah dan menjadi lima ratus juta rupiah. terkahir menjadi dua ratus lima puluh juta rupiah,  dan bahkan janji itu tak kunjung terealisasi,”  terangnya dengan Nada Kesal. (Joni)

Rekomendasi Berita

Back to top button