Pemukiman Transmigrasi Salundeang Mulai Digarap

 Segmen Khusus/ Adveftorial Dipersembahkan Dinas Transmigrasi Sulbar

Mamuju – Pembangunan rumah untuk pemukiman transmigrasi di UPT Salundeang, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) mulai di laksanakan. Hal itu ditandai dengan peletak batu pertama pembangunan rumah transmigrasi oleh Bupati Kabupaten Mateng, H. Aras Tammauni, Minggu (22/4).

Peletakan Batu pertama pembangunan transmigrasi oleh Bupati Mateng tersebut di dampingi oleh Sekkab Mateng, H. Askary dan Ketua DPRD Mateng, H. Arsal Aras. Dan dihadiri Asisten Bidang Pemerintahan, Ishaq Yunus, Kepala Bappeda, Sigit Dwi Hastono Kepala Transmigrasi Mateng, Muhamadiyah, Camat Tobadak, Kapolsek Tobadak dan Perwira penghubung.

Bupati Mateng H. Aras Tammauni, mengakatakan, semua ini dilakukan dalam rangka untuk meningkatkan ekonomi masyarakat, salah satunya adalah membuka akses membentuk satu UPT. Menunurutnya, dengan terbukanya kawasan itu maka ekonomi akan tumbuh dimana-mana.

“Kita tau bahwa transmigrasi itu datangnya dari luar, paling tidak transmigrasi dari luar sering dapat informasi terkait dengan tehnik pengelolaan pertanian didaerah lain yang dapat diterapkan didaerah kita, sehingga dapat saling memberi informasi antara masyarakat lokal dan transmigrasi dari luar dibidang pertanian dan lainnya,” ujar H. Aras.

Dia katakan, kawasan ini sudah layak untuk ditempati transmigrasi, dimana tanahnya sangat mendukung untuk bercocok taman, baik jangka pendek maupun jangka panjang. Luas lahan yang sudah diukur seluas 7.500 hektar, dan layak sampai 4 pemukiman.

“Ini adalah salah satu cara untuk mengentaskan kemiskinan didaerah kita, dimana daerah kita ini adalah mayoritas petani, tentu yang kita diutamakan adalah infrastruktur seperti jalan, jembatan dan pasilitas yang lainnya,” ucapnya.

“Mudah-mudahan kita juga bisa cari investor didaerah kita ini, apakah investor dari luar maupun dalam negri, untuk melihat lokasi yang ada disini, supaya bisa dikerjakasamakan dengan dinas transmigrasi, supaya dapat menambah kesejahteraan masyarakat Mamuju Tengah, dimana Mamuju Tengah sekitar 80 persen adalah mayoritas petani sisahnya adalah pegawai dan swasta,” imbuh Bupati.

Kepala Dinas Transmigrasi Mateng, Muhammadia menuturkan, progses kegiatan fisik yang sudah dilaksanakan di UPT Salundeang sudah sekitar kurang lebih 30 persen, yaitu pembangunan infrasruktur jalan dan pembangunan pemukiman.

“Kita sudah persiapan untuk pembangunan tapak rumah, tahun ini kita akan bangun sebanyak 40 unit rumah, dan ini berkesinambungan tahun depan di UPT Salundeang 260 unit dan 300 unit di UPT Salulisu,” terang Muhamadia

Muhamadia sampaikan, untuk masyarakat yang akan menempati UPT Salundeang yakni, 5 KK dari Bandung, 5 KK dari DI Yogyakarta, 5 KK dari Bayuwangi Jawa Timur, 5 KK dari Sragen Banjar Negara Jawa Tengah, dan 20 Kk dari daerah asal Mamuju Tengah yang direkrut oleh seleksi transmigrasi yaitu warga yang tidak mampu, mau bekerja dan mau diatur serta mau dibina.

Kepala Dinas Trsnsmigrasi Sulbar, Muhanmad Hamzih menberikan apresiasi atas pengembangan transmigrasi di Mateng.

” Daerah Mateng adalah wilayah terbesar pengembangan transmugrasi. Kita optimis, daerah itu akan memberi sumbangsi positif terhadap pembangunan di daerah otonom baru ini,” ucapnya.(Adv)

Rekomendasi Berita

Back to top button