Senin , November 30 2020
Home / Uncategorized / Pendidikan Dan Kesehatan Problem Mendasar Majene,Abdul Gafur: Saya Menitip Harapan Kepada AST-ARIS

Pendidikan Dan Kesehatan Problem Mendasar Majene,Abdul Gafur: Saya Menitip Harapan Kepada AST-ARIS

Balikpapan – Bupati Penajam Pasir Utara, Kalimantan Timur, H.Abdul Gafur Mas’ud, berharap kepada pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene, Andi Achmad Sukri Tammalele-Arismunandar Kalma (AST-Aris) untuk memperhatikan sektor pendidikan dan kesehatan jika diberikan amanah oleh masyarakat di pilkada 9 Desember 2020.

Hal ini disampaikan Bupati Penajam Pasir Utara ABDULGAFURMAS’UD yang dituliskan dalam postingan akun Instagram saat menerima kungjungan silaturahmi AST-Aris yang berlangsung di Kota Balikpapan Kalimantan timur, Jum’at, 20/11/2020.

Pertemuan silaturahmi konglomerat sukses berdarah Mandar ini dihadiri langsung mantan bupati Majene, Kalma Katta. Postingan Gafur yang beredar di Sosial Media ini cukup menarik perhatian dan perbincangan masyarakat Majene jelang pemilihan kepala daerah yang tinggal menghitung hari ini.

Abdul Gafur yang juga cucu dari tokoh masyarakat dan tokoh agama tersohor Pukkali Malunda ini menitip harapan agar pasangan Ast-Aris memperhatikan program pendidikan dan kesehatan sebagai manifestasi untuk membangun Bumi Assamallewuang.

“Hari ini kami kedatangan tamu yang luar biasa. Semoga di Majene bisa memprogram kesehatan gratis dan pendidikan gratis mulai Paud (Pendidikan Usia Dini), SMP sampai dengan SMA,” tulis Gafur.

Gafur menilai program wajib belajar 12 tahun ini wajib diikuti oleh seluruh warga yang belum tuntas pendidikan sampai tingkat SMA.

Sebelumnya, calon bupati Majene, Andi Achmad Sukri mengatakan, sektor pendidikan dan kesehatan salah satu sektor yang akan dibenahi.

“Pendidikan dan kesehatan salah satu sektor yang akan kami perhatikan. Maka dari itu, jika rakyat memberikan amanah di Pilkada, maka Majene wajib menuntaskan persoalan ini,” kata Ast yang juga mantan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pemprov Sulbar ini.***

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!