Pengungsi Desa Mekkatta mencapai 430 KK, 1466 jiwa

Malunda MS : Kades Mekkatta, kec.Malunda, kab.Majene, Provinsi Sulbar, Muhammad Haeruddin menghimbau warganya agar tetap mawas diri dan tidak panik menghadapi musibah gempa bumi yang terjadi saat ini, Rabu, 8 Oktober 2022.

Mengutip pernyataan PJ gubernur Sulbar, bahwa gempa itu tidak menelan korban jiwa, akan tetapi yang menelan korban itu adalah reruntuhan bangunan. “Ucapnya.

Kades berharap kepada seluruh warga yang telah mengungsi agar sebisa mungkin menjauhi bangunan atau tembok jangan sampai runtuh, dan menimbulkan korban jiwa.

Saya harapkan agar warga bisa mencari titik titik pengungsian yang aman, jauh dari bangunan tinggi dan pepohonan yang bisa berpotensi menelan korban jiwa dan menimbulkan masalah baru.”ungkapnya.

Disampaikan kepada seluruh warga yang berada di empat titik pengungsian desa.mekatta agar tidak berpencar pencar, biar kami mudah mengontrol melalui aparat kami yang bertugas dilapangan saat ini.

Khusus untuk di desa mekkatta, jumlah pengungsi mencapai 430 Kepala Keluarga, mencakup 1466 jiwa yang tersebar di empat titik lokasi pengungsian.

Hal ini juga telah saya sampaikan ke bupati Majene, bahwa total pengungsi desa mekkatta saat ini sebanyak 430 KK tersebar di empat titik antara lain, lokasi SPN, Mekkatta, Aholeang Rui, di jalan kalasipo Samalio utara serta di gunung Salabose dusun Samalio.

selaku kades, dirinya juga telah memerintahkan seluruh aparatnya sore tadi untuk dapat terus memantau kondisi warga dilokasi pengungsian saat ini.

Semua titik pengungsian telah kita pantau. jangan sampai ada titik
Pengungsian diluar dari yang sudah ditentukan oleh pemerintah desa.

Saya juga telah melaporkan hal ini ke pak bupati mengenai titik lokasi pengungsian ini, karena hasil pantauan sore ini diketahui ada warga yang terdampak kerugian bangunan sebab ada dinding temboknya yang berjatuhan.

Saat ini, Kades Mekkatta Sementara berusaha dan terus berupaya agar ada logistik sementara menutupi kebutuhan warga dilokasi pengungsian.

“Saya usahakan saat ini agar ada persediaan logistik. jangan sampai ada warga kita yang kelaparan. Apalagi cuaca juga kurang bersahabat dirundung hujan.

Olehnya itu, selaku pemerintah desa, Muhammad haeruddin mengajak warganya untuk tetap mawas diri dan tidak panik,
Dan bisa saling memberi semangat.

Selain itu, Kades juga telah melakukan koordinasi dengan aparat keamanan terkait, jangan sampai situasi gempa ini dimanfaatkan oleh oknum oknum tertentu untuk melakukan penjarahan.”Ungkapnya.

Sekarang ini, sebisa mungkin, pihak terkait bisa memberi bantuan secepat mungkin ke wilayah desa mekkatta. Semoga tidak ada lagi gempa susulan.

Terakhir, kades berpesan kepada seluruh aparatnya, agar sebisa mungkin mendahulukan kepentingan ibu hamil, bayi dan balita, lansia dilokasi pengungsian,
dan juga tetap menjaga kesehatan.

“Saya himbau kepada warga yang diluar titik pengungsian agar bisa memberikan informasi secepatnya, agar kami bisa secepatnya melakukan antisipasi.” Ucap kades.

Tadi sore ini, saya telah melakukan rapat dikantor desa. saya kembali menghimbau kepada seluruh aparat, agar semua warga terkonfirmasi, jangan ada warga yang terabaikan atau tidak terpantau oleh pemdes.

Mari kita tetap berdoa semoga gempa 5,8 siang tadi adalah yang terakhir, semoga tidak ada lagi gempa susulan.”Harap kades dilokasi pengungsian.**(MS.04/B)

Penulis : Budibento

Editor:Redaksi

Produksi by mediasulbar.com

Rubrik khusus dipersembahkan pemerintah kecamatan Malunda

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button