Sabtu , Maret 28 2020
Home / Daerah / Pimpinan DPRD Sulbar Kutuk Kekerasan Kemanusiaan di Nabire

Pimpinan DPRD Sulbar Kutuk Kekerasan Kemanusiaan di Nabire

Mamuju – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Barat, H. Abdul Rahim, mengutuk keras kebiadaban aksi kekerasan kemanusiaan yang terjadi di kota Nabire, Provinsi Papua.

“Sebagai Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat, saya MENGUTUK KERAS kebiadaban yang terjadi di Nabire Prov. Papua yang mengakibatkan seorang anak Manusia yang lahir dan besar dari Tanah Mandar-Sulawesi Barat harus kehilangan nyawa. Peristiwa seperti ini tidak boleh terulang kembali, ” kata Abdul Rahim dalam tulisan postingannya di facebook, Kamis, 28/2.

Politisi partai Nasdem ini turut mendesak bapak Kapolri agar mengusut tuntas, menangkap seluruh pelaku pembunuhan,” lontarnya.

Memiriskan kata dia. aparat kepolisian yang berada di lokasi tidak segera mengevakuasi korban dari ancaman tindakan anarkis.

Rahim menyebutkan, aksi kekerasan yang mengakibatkan kematian adalah jelas tindakan sangat brutal dan biadab. Terlebih jika alasannya karena si korban (alm) menabrak mati seekor babi.

” Sungguh ironi penghormatan terhadap nilai jiwa dan kemanusiaan di antara sesama anak bangsa. Tak ada lagi permaafan tatkala ada khilaf dan salah di antara sesama. Budaya saling menyayangi sudah mulai tergerus. Diakhir postingannya juga menulis #savejiwamanusia,” tulis Rahim. (ac01)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saya ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab menyapa nama saya Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Co. Id, sebagai jembatan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Co. Id jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!