PKM Malunda penggalangan Komitmen Vaksinasi

Budi Basir

MajenePuskesmas kecamatan Malunda kabupaten Majene melaksanakan kegiatan penggalangan Komitmen Vaksinasi dalam rangka percepatan kegiatan Vaksninasi untuk mencegah penyebaran Covid19 se Kec.Malunda, Kamis, 24 Juni 2021, bertempat di Aula Puskesmas.

Hamka, selaku Kepala puskesmas menyampaikan bahwa Kegiatan ini dirangkaikan dengan lokakarya mini lintas sektor dalam rangka mendukung program kesehatan yang telah dilaksanakan oleh puskesmas Malunda yang telah dilaksanakan seperti penggalangan Komitmen Vaksinasi ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Malunda, kepala Dinkes Majene,, Kapolsek Malunda, perwakilan Danramil Malunda, KUA, sejumlah kepala desa, bidan puskesmas, bidan desa,, kordinator PLKB, kordinator PKH, serta sejumlah perawat yang sempat hadir pada hari itu.

Dalam sambutannya, Camat Malunda menyampaikan bahwa lokakarya mini lintas sektor ini, merupakan kegiatan rutin puskesmas Malunda yang dilaksanakan setiap 3 bulan sekali, dalam rangka untuk mendukung program kegiatan yang ada dipuskesmas seperti permasalahan kesehatan yang biasa muncul di lingkungan masyarakat.

 

Selain itu, Camat Malunda juga menyampaikan apresiasi atas pertemuan tersebut dalam rangka mendukung percepatan kegiatan vaksinasi. Menurutnya, hal itu tidak bisa di tawar tawar lagi karena ini sudah berjalan dan dilaksanakan di tingkat kabupaten.

Berdasarkan hasil evaluasi tim Covid19 kabupaten Majene, Camat Malunda menyampaikan bahwa saat ini kecamatan Malunda masih berada di urutan ke 3 hasil capaian sasaran. Sehingga, dirinya mengharapkan kepada semua pemerintah desa melakukan sosialisasi awal kepada seluruh warga diwilayahnya agar bisa mencapai target.

Kedepannya, Camat Malunda akan berkoordinasi dengan Kapolsek Malunda untuk mengarahkan personil polsek Malunda pada Sabtu esok tanggal 26 Juni 2021.

Dinkes Majene dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan percepatan vaksinasi Covid, ini juga dilaksanakan untuk mencegah kekebalan komunitas. Menurutnya, Hal itu bisa tercapai ketika 90 persen warga telah selesai menerima Vaksinasi.

Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa dalam proses pelaksanaannya, terdapat 4 tahapan vaksinasi sasaran. Pertama Petugas Nakes,, kedua, Pelaku usaha ekonomi, ketiga Pelayan publik, ke empat kaum lansia atau warga secara umum. Olehnya itu diharapkan kepada setiap kepala desa untuk melakukan sosialisasi diwilayahnya sebelum memasuki vaksinasi tahap 4.

Kapolsek Malunda, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kegiatan percepatan pelaksanaan vaksinasi ini, karena hal tersebut merupakan perintah presiden melalui Kapolres. Beliau juga telah menginstruksikan kepada setiap babinkamtibmas untuk mengawal percepatan kegiatan Vaksinasi ini disetiap desa.

Selain itu, dirinya menyarankan kepada petugas Puskesmas agar pelaksanaan vaksinasi ini bisa tercapai 40 sasaran per hari. Sehingga, menurutnya, perlu dilakukan sosialisasi secara massif ke semua pihak terkait agar kegiatan tersebut dapat terlaksana sesuai target.
beliau manyarankan agar petugas vaksinasi ini turun ke desa desa dengan berkoordinasi dengan setiap kepala desa untuk melakukan Vaksinasi.

Menanggapi tentang Perpers No.14 Tahun 2021, dirinya mengharapkan kepada tim Percepatan vaksinasi ini agar melakukan sosialisas dengan bahasa yang baik dan benar, tidak kasar, bisa di terima dan dipahami warga. Karena dirinya pernah mendengar adanya warga yang kurang respon dengan vaksin yang di sebabkan oleh cara sosialisasi dengan tidak baik serta kurang bersahabat.

Dalam Perpres ini sudah sangat jelas, tetapi harus disampaikan dengan baik kegiatan Vaksinasi ini. Makanya harus disampaikan dengan benar, tidak kasar, atau menakut nakuti. Dirinya juga mengharapkan kepada petugas vaksin agar bisa transparan ke warga penerima vaksin tentang kondisi kesehatan yang sebenarnya atau riwayat penyakit agar percepatan ini berjalan sesuai terget, karena bisa di antisipasi sebelum diberikan ke penerima vaksin.

Pihak Dinkes menyampaikan pentingnya Vaksinasi ini terhadap anak stunting di Majene, khususnya di kecamatan Malunda. Vaksinasi ini penting juga untuk pemantauan PPBGM agar kedepannya, kita dapat terlepas dari dampak gizi buruk. Menurutnya hal itu mestinya sering di up date oleh petugas sebagai bahan laporan ke pusat jika dibutuhkan.

Kepala puskesmas, menyampaikan bahwa penanganan vaksinasi kali ini, sudah ada tim work yang dibentuk. olehnya itu, warga di himbau untuk tdk takut dan cemas dengan kehadiran petugas yang berkunjung, Krn hal tersebut hanya dilakukan untuk memastikan jalur kontak pasien yang ingin melakukan vaksin.

Serka Halim yang mewakili Danramil menyampaikan bahwa dirinya sering mendapatkan pertanyaan dari warga terkait kegiatan vaksinasi idari warga. Olehnya itu beliau mengharapkan kepada pihak Puskesmas agar memberikan sosialiasi terlebih dahulu ke warga sebelum diberikan Vaksin, untuk menghindari informasi yang keliru atau salah. Dirinya pun siap membantu menyukseskan percepatan kegiatan tersebut dengan semua pihak terkait.

Kepala Dinas Kesehatan dalam arahannya menyampaikan bahwa sampai saat ini jalur ditingkat kabupaten dengn tim Covid telah berjalan dengan baik, yang didalamnya adalah tim gabungan semua OPD, termasuk dinas sosial.

Saya pernah ketemu kadis sosial Majene Waktu hadir dipendopo. Beliau menyampaikan pada waktu itu akan ada pemberian BLT. Sehingga kami sepakat untuk melakukan vaksinasi keoada setiap penerima bansos di wilayah kabupaten Majene.

Bahtiar, selaku Kepala desa lombong timur, memberikan apresiasi atas kegiatan ini, dan siap bekerja sama dengan pihak puskesmas untuk percepatan kegiatan tersebut. Dirinya menyarankan kepada petugas vaksin agar bisa turun ke desa desa memberikan Vaksinasi, sebab warga biasanya terkendala transportasi ke puskesmas.

Diakhir acara, pihak puskesmas mengajak kepada semua pihak yang hadir untuk memberikan penggalangan Komitmen dalam sebuah nota kesepahaman..**

Penulis:Budi Basir

Rekomendasi Berita

Back to top button