Polda Sulbar Sebar 2.115 Personil Amankan Pilgub

Mamuju,  – Jajaran Polda Sulawesi Barat, mengakui telah sebar 2.115 personil untuk mengamankan proses tahapan pemilihan gubernur pada 15 Februari 2017.

“Proses puncak pelaksanaan pemungutan suara tinggal dua hari kedepan. Kami telah menyebarkan aparat pengamanan untuk meminimalisir terjadinya kecurangan. Pengamanan itu juga dibantu pasukan TNI, setiap kabupaten dapat 1 peleton,” kata Karo Ops Polda Sulbar, Kombes Pol. H.Yohannes Soeharmanto.SH.MH di Mamuju, Selasa.

Menurutnya, kesiapan personil Kepolisian bersama TNI dalam pengamanan Pilkada sudah mencapai seratus persen.

“Kami sudah siap mengamankan jalannya pesta demokrasi dan sudah tidak lama lagi akan memberangkatkan anggota Polisi ke setiap daerah di kecamatan. Hal ini penting untuk menjaga situasi kamtibmas jelang bergulirnya pilkada gubernur ini,”katanya.

Yohanes menyebutkan, terdapat 2.756 TPS (Tempat Pemungutan Suara) yang harus diamankan oleh setiap personil Kepolisian bersama Linmas.

Berdasarkan identifikasi kata dia, maka ada tiga kategori TPS yakni TPS Aman berjumlah 269 TPS dengan pengamanan setiap TPS 2 anggota Polisi dan 10 anggota Linmas. TPS rawan satu berjumlah 683 TPS dan 1 TPS dijaga 2 anggota Polisi dan 4 Linmas. Sementara rawan dua akan dijaga 2 Polri dan 4 Linmas.

“Masing – masing TPS akan dijaga personil Polisi dan Linmas sesuai dengan tingkat kerawanannya,”ungkap Karo Ops Polda Sulbar.

Ditambahkannya, daerah yang diduga rawan dan menjadi fokus perhatian Polisi adalah daerah Kabupaten Mamasa lantaran daerah ini sangat sulit dijangkau dengan berbagai pertimbangan sehingga menjadi fokus bagi anggota pengamanan Pilkada, baik Polisi maupun TNI dan Linmas.

“Kabupaten yang rawan itu masih di Kabupaten Mamasa. Dan itu yang menjadi fokus kami karena memang daerahnya sangat sulit jangkau,”terangnya.
Ia berharap, proses pesta demokrasi Pilgub Sulbar berjalan sesuai harapan yakni demokratis, jujur dan aman.

Rekomendasi Berita

Back to top button