Kamis , Oktober 29 2020
Home / Hukum / Polres Majene Gencarkan Operasi Yustisi, Kabag Ops : Tidak ada Lagi Kompromi untuk Pelanggar

Polres Majene Gencarkan Operasi Yustisi, Kabag Ops : Tidak ada Lagi Kompromi untuk Pelanggar

Majene – Bersamaan ditetapkannya Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 23 Tahun 2020 terkait pendisiplinan protokol kesehatan guna pencegahan Covid-19, Kepolisian Resort Majene juga terus menggencarkan operasi yustisi guna mendukung upaya disiplin protokol kesehatan tersebut.

Sejak dikukuhkannya perintah tersebut, Kepolisian Resort Majene beserta jajaran aktif melakukan operasi pendisiplinan di tengah masyarakat mulai pejalan kaki hingga pengendara akan ditindak susuai aturan jika tidak mengenakan masker.

Pokoknya tidak ada lagi kompromi bagi seluruh pelanggar yang tidak mengenakan masker saat beraktifitas di luar lingkungan rumah, pasti dan pasti akan ditindak susuai aturan yang telah ditetapkan baik berupa teguran lisan maupun tindakan fisik berupa Pus Up.

Hal ini disebutkan langsung oleh Kepala Bagian Operasi ( Kabag Ops ) Polres Majene AKP Ujang Saputra. ” Tidak ada kompromi lagi bagi para pelanggar yang tidak mengenakan masker demi disiplin protokol kesehatan guna memutus matarantai Covid-19, ” tuturnya.

Dari pantauan lapangan hari ini, Senin (28/9/20) seluruh personil kembali melancarkan operasi Yustisi guna disiplin protokol kesahatan.

Nampak para pelanggar yang tidak mengenakan masker diberikan tindakan fisik berupa pus up sebagai efek jerah agar masyarakat lebih patuh dan peduli lagi dengan kesehatan demi mengantisipasi serangan dan ancaman Covid-19.

Sementara itu, selain aktif memberikan penindakan bagi masyarakat yang tidak mengenakan masker, petugas juga berbagi masker khususnya kepada anak usia dini sebagai eduksi peduli kesehatan putus matarantai Covid-19.

Bersamaan dengan itu, Kabag Ops juga menuturkan berdasarkan laporan para personil jumlah penindakan semakin mengerucut artinya bahwa tingkat kesadaran masyarakat peduli ancaman Covid-19 semakin meningkat.

“Semoga kedepannya, lewat sinergitas seluruh pihak wabah ini bisa diantisipasi dan hilang ditengah-tengah kita,” tutup Kabag Ops.***

Penulis: releasepolda

Humas Polres Majene

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!