Polres Majene Tingkatkan Pola Pengamanan Jelang Pencoblosan

Majene – Jajaran Polres Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini tengah fokus meningkatkan pola pengamanan di 405 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang tersebar di delapan kecamatan, jelang memasuki hari tenang pelaksanaan Pemilihan gubernur dan calon wakil gubernur, 15 Februari 2017.

“Hari pencoblosan pada pemilihan gubernur dan wakil gubernur Sulawesi Barat tinggal menghitung hari. POla pengamanan tentu ditingkatkan pada sejumlah kecamatan yang ada di daerah ini,” kata Kapolres Majene AKBP.Grendie Teguh Pidegso di Majene, Sabtu.

Menurutnya, jelang pungut hitung maka jajarannya pun berupaya melakukan sosialisasi terhadap masyarakat untuk saling membantu dalam menjaga keamanan disetiap desa atau kelurahan.

“Kami terus berupaya memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kabupaten Majene dalam mengikuti pesta demokrasi baik sesudah maupun pasca Pemilu,” kata Kapolres.

Perwira dua melati itu mengatakan, bahwa yang patut dicermati adalah bagaimana upaya KPU, Dukcapil, Polri dan semua penyelenggara Pilgub harus sinergi update surat keterangan(Suket) sampai dengan tanggal 15 agar selalu di share ke semua penyelenggara tingkat KKPS agar singkron datanya antara Suket dengan daftar pemilih tetap dilaporkan.

“Ini yang harus kita jaga dan terus mewaspadai. Untuk meminimalisir hal-hal yang tidak diinginkan sehingga para penyelenggara Pemilu dan Polisi serta Dukcapil harus selalu melakukan share laporan ke KKPS sehingga data Suket dengan DPT selalu singkron,” katanya.

Dia menambahkan, bahwa untuk wilayah Kabupaten Majene dengan 8 kecamatan memiliki 405 TPS. Sementara jumlah TPS yang aman berjumlah 372 TPS. Untuk TPS rawan satu hanya berjumlah 29 TPS dan yang masuk kategori TPS rawan dua hanya 4 TPS.

Sementara Kecamatan Malunda yang terdiri dari 40 TPS akan dijaga Polisi sebanyak 20 orang. Kecamatan Banggae dengan 84 TPS di jaga 30 anggota Polisi. Kecamatan Banggae Timur dengan 67 TPS dijaga 24 personil Polisi. Kecamatan Pamboang dengan 60 TPS dijaga 22 Polisi. Kecamatan Sendana 56 TPS dijaga Polisi 22 orang. Kecamatan Tammerodo dengan 31 TPS dijaga 14 Polisi. Kecamatan Tubo Sendana 25 TPS dijaga 10 orang Polisi. Dan Kecamatan Ulumanda dengan jumlah 32 TPS dan dijaga personil Polisi 22 orang. Dan total pengamanan Polisi untuk TPS 166 personil.

“Masing-masing TPS dijaga dua orang Polisi dan dibantu oleh Linmas,”terangnaya. (ady)

Rekomendasi Berita

Back to top button