Puan Maharani Temui Korban Banjir Mamuju

Segmen Khusus/Advedtorial Dipersembahkan Diskominfo Sulbar

Mamuju, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Puan Maharani dan Wakapolri Komjen Syafruddin bersama rombongan mengunjungi posko pengungsian korban banjir bandang yang berada di Simbuang dua Kecamatan Simkep Kabupaten Mamuju.
Dalam kunjungan itu, turun mendampingi Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Wagub Enny Angraeni Anwar Bupati Mamuju Habsi Wahid, Kapolda Brigjen Pol. Bahruddin Djafar, unsur Forkopimda se-Sulbar dan pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar dan Pemkab


Di posko pengungsian, Menko PMK Puan Maharani meyerahkan bantuan secara simbolis kepada korban banjir berupa paket kesehatan keluarga, sandang, kidware, peralatan makanan yang masing-masing berjumlah 50 paket dan peralatan dapur sebanyak 26 paket. Sedangkan dana siap pakai untuk kepentingan posko darurat penanggulangan bencana dari BNPB sebesar Rp. 250 juta diserahkan kepada Bupati Mamuju Habsi Wahid.
“Saya datang kesini untuk melihat secara langsung bagaimana kondisi disini. Saya jauh-jauh datang karena pada saat Kamis, 22 Maret lalu mendengar ada banjir di Mamuju, saya langsung tanya sama Wakapolri yang juga orang dari sini. Laporan yang saya terima dari pak bupati, sebanyak 819 kepala keluarga yang berdampak pada banjir bandang dan 548 rumah warga yang terendam banjir,”kata anak dari Mantan Presiden Megawati.
Di tempat yang sama, penyerahan bantuan secara simbolis juga dilakukan Wakapolri Komjen Syafruddin kepada Wakapolres Mamuju berupa beras sebanyak 10 ton, yang nantinya beras tersebut akan disalurkan kepada korban banjir.
Menko PMK Puan Maharani mengatakan, kedatangannya di Mamuju untuk melihat secara langsung kondisi mayarakat yang menjadi korban banjir bandang yang terjadi beberapa waktu lalu.
Melihat dampak pasca banjir bandang dan kondisi dipengungisian, Ia mengatakan sangat prihatin atas bencana itu, sehingga menurutnya akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk mencari solusi agar bencana seperti itu tidak terulang lagi.
“Saya ikut prihatin dengan kondisi yang ada sekarang ini dan saya akan segera mengkoordinasikan kepada Gubernur, Bupati, Kementerian terkait untuk mencari apa saja yang menjadi penyebab dari banjir itu, walapun kita tahu ini adalah bencana,”tutur Puan.
Puan juga menghimbau agar mayarakat tetap waspada dengan cuaca yang ada sekarang, sebab bencana seperti itu bisa saja terulang lagi.
“Saya lihat akhir-akhir ini cuaca masih tidak mendukung, maka kepada masyarakat yang masih disini tetap berhati-hati,” harap Puan.
Menyinggung adanya kerusakan pada rumah dan perabot, sebagaimana yang disampaikan korban banjir, Puan menyampaikan, sebelum bantuan diberikan terlebih dahulu akan dilakukan pendataan oleh Pemda dan pihak terkait agar bantuan yang diberikan tepat sasaran.
“Apa yang menjadi keperluannya akan didata dulu, dicek oleh bupati siapa yang perlu dan tidak, karena bantuan itu tidak bisa disamaratakan,” ucapnya
Pada kesempatan tersebut, Menko PMK menyempatkan berinteraksi dengan warga korban banjir, dengan mengajak untuk menceritakan kondisi mereka saat banjir terjadi hingga sekarang.
Bupati Mamuju Habsi Wahid mengatakan, kehadiran Menko PMK bersama rombongan untuk melihat kondisi pasca banjir bandang sebagai suatu kehormatan bagi Pemda dan mayarakat korban banjir.
“Kami sangat berbahagia atas kehadiran Ibu Menko bersama rombongan ditempat ini untuk memberikan arahan dan semangat kepada kami,”kata Habsi.
Disampaikan, masyarakat yang menjadi korban banjir bandang yang berada dipengungsian tersebut berjumlah 300 orang lebih dan dalam waktu dekat mereka akan dikembalikan ke tempat masing-masing.
Usai melakukan kunjungan di Posko bencana Simbuang 2, Menko PMK, Puan Maharani bersama Wakapolri berrkunjung ke Polres Mamuju. Di Polres Mamuju, Wakapolri menyerahkan santunan kepada istri almarhum Aipda Nurman , salah seorang polisi yang menjadi korban dalam peristiwa banjir tersebut.

 

Menko PMK, Puan Maharani bersama Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar menyerahkan bantuan kepada korban bencana banjir bandang Mamuju, saat mengunjungi korban banjir di posko bencana Simbuang, Selasa, 27 Maret 2018

Rekomendasi Berita

Back to top button