Rekonfirmasi Data ATS Sulbar, Mithhar Minta Kasek “Datangi”

MAMUJU – Permasalahan Anak Tidak Sekolah (ATS) di wilayah Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) menjadi perhatian serius dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sulbar untuk segera diatasi.
Hal ini terungkap dalam pertemuan Rapat Koordinasi yang membahas rencana rekonfirmasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) secara daring yang dipimpin langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar, Dr. Mithhar, S.Pd., M.Pd. di Mamuju, Senin, 10 Juli 2023.
Dihadapan para Kepala Bidang Dikbud, dan kepala sekolah se-Sulawesi Barat, Mithhar menekankan, pentingnya pendekatan langsung dalam mencari ATS.
Mantan Kadisdikpora Majene ini menyampaikan, “DATANGI”. Artinya, Dapat dan Tangani. “Kita harus mendatangi anak tidak sekolah (ATS) tersebut, jika ditemui maka tangani. Pastikan mereka kembali mendapatkan pendidikan baik formal ataupun non-formal,” ujar Mithhar.
Meskipun dilaksanakan pada malam hari, semangat para kepala sekolah untuk mengikuti kegiatan ini tetap terpancar dengan jelas. Mereka sepakat untuk mengambil langkah konkret dengan mendatangi dan menandatangani ATS di desa-desa sekitar masing-masing sekolah.
Langkah ini bertujuan untuk memastikan keakuratan dan kelengkapan data ATS agar dapat memberikan layanan pendidikan yang lebih baik bagi anak-anak yang tidak bersekolah.
Para kepala sekolah juga sepakat bahwa peran sekolah sangat penting dalam memfasilitasi ATS untuk mendapatkan layanan pendidikan yang setara dengan anak-anak lainnya.
Dalam upaya meningkatkan aksesibilitas pendidikan bagi ATS, sekolah-sekolah diharapkan dapat memberikan dukungan dan bantuan yang diperlukan, sehingga anak-anak tersebut merasa didukung dan termotivasi untuk kembali ke jalur pendidikan.
Selain itu, dalam rapat tersebut juga ditekankan pentingnya memanfaatkan media sosial (medsos) sebagai sarana branding untuk mengenalkan berbagai kegiatan sekolah.
Para kepala sekolah disadarkan akan peran strategis branding kegiatan melalui medsos dalam memperluas jangkauan informasi serta mempromosikan prestasi dan potensi sekolah kepada masyarakat luas. Mereka diingatkan untuk menggunakan platform media sosial dengan bijak dan kreatif guna menciptakan citra positif bagi sekolah mereka.
Rapat Koordinasi dengan Kepala Sekolah mengenai rencana rekonfirmasi data Anak Tidak Sekolah (ATS) secara daring ini menghasilkan kesepakatan yang kuat dalam menjalankan upaya peningkatan layanan pendidikan bagi ATS.
Diharapkan langkah-langkah yang diambil melalui rapat ini dapat memberikan dampak positif dan membantu anak-anak yang tidak bersekolah untuk mendapatkan akses pendidikan yang setara.**
Penulis: dok/ani









