Kamis , Oktober 29 2020
Home / Daerah / RH : Hasil Survei AST-ARIS Menggembirakan
Calon Wakil Bupati Majene, Arismunandar Kalma membukakan kran air saat calon bupati Majene, Andi Achmad Syukri Tammalele, mencuci tangan sebelum memasuki areal kampnye dialogis.

RH : Hasil Survei AST-ARIS Menggembirakan

Majene – Sekitar dua bulan lebih akan berlangsung pesta demokrasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak segera bergulir pada tanggal 9 Desember tahun 2020. Terdapat  empat daerah di Provinsi Sulawesi Barat, akan mencari pemimpin mereka yakni di Kabupaten Pasangkayu, Kabupaten Mamuju Tengah. kabupaten Mamuju dan Kabupaten Majene.

Dewan Pakar Relawan Keluarga AST-Aris, H. Rusbi Hamiid

 

Tidak terasa waktu terus berjalan dan kini telah memasuki tahapan kampanye. Ada kabar menarik bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene, Andi Achmad Sukri Tammalele- Arismunandar Kalma (AST-Aris), bahwa pasangan calon nomor urut dua mengalami trend elektabilitas tertinggi dari kandidat lain,” kata Dewan Pakar Relawan Keluarga AST-Aris, Rusbi Hamid (RH) saat menyampaikan orasi politiknya yang digelar di Desa Tinambung, Kecamatan Pamboang, Rabu, 15/10/2020.

Menurut RH, hasil lembaga Survei ini layak dipercaya karena mereka adalah lembaga survei independen yang ikut memantau perkembangan politik di daerah ini. “Lembaga survei independen ini adalah dari Charta Politika dan itu laik untuk dipercaya. Mereka bukan lembaga survei abal-abal,” kata Rusbi Hamid.

Rusbi Hamid yang juga mantan anggota DPRD Majene selama empat periode ini mengemukakan, paslon AST-Aris mengalami trend tingkat keterpilihan nyaris menguasai delapan kecamatan yang ada di Majene. Ini yang harus diperhatikan agar perjuangan ini tetap dikencangkan.

Ketua Tim Koalisi Parpol Pendukung AST-Aris, Basri Mallilingan diapit tim real Mandar.

 

“Tingkat elektabilitas Ast-Aris diatas 55 persen. Hal yang pasti, hingga sekarang ini untuk wilayah basis pemilih di perkotaan yakni di Kecamatan Banggae dan Banggae Timur, maka jagoan kita mengungguli kandidat lain. Khusus di Kecamatan Malunda, pasangan Ast-Aris hasilnya sangat pantastik diatas angka 70 persen. Untuk hasil survei kandidat sebelah, hitung maki sendiri,” ujar RH.

Ia mengemukakan, jika paslon AST-Aris mampu mempertahankan trend elektabilitas hingga 9 Desember dan kemenangan telak terjadi di basis pemilih perkotaan, maka Insya Allah akan terjadi proses pergantian kepemimpinan untuk lima tahun kedepan di kabupaten Majene.

Rusbi menjelaskan, keperkasaan paslon nomor urut dua ini cukup wajar karena Ast-Aris merupakan figur putra terbaik serta memiliki integritas, komitmen dan bertanggungjawab sehingga masyarakat Majene yang ingin merasakan hadirnya perubahan dari berbagai aspek pembangunan, maka kita harus sepakat tetap konsisten berjuang di jalur yang tepat.

“Biasanya di Pilkada terdapat tiga kategori pemilih. Pertama” Bali “ (Lawan), kedua “Sola” (Teman) dan ketiga “Bali Sola” (Lawan Pura-pura Teman). Jadi, kita yang hadir diacara ini mesti konsisten diangka dua (teman), jangan diangka satu apalagi angka tiga,” kata Rusbi dengan logat bahasa Sendana-nya.

Calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma berfose bersama dengan tim Real Mandar setelah mengikuti kampanye di Desa Tinambung Kecamatan Pamboang.

Rusbi juga memaparkan terkait visi Majene Unggul, Mandiri dan Religius. Visi paslon nomor urut dua ini sangat tepat sesuai dengan kebutuhan masyarakat Majene sekarang ini.

“Kabupaten Majene sebagai daerah pusat pendidikan di Sulbar merupakan konsep kesepakatan bersama para pejuang pembentukan provinsi ini. Nah, dengan visi diatas maka sangat selaras untuk mewujudkan Majene kota pendidikan, sehingga pemerintah daerah harusnya punya visi yang jelas guna menyiapkan generasi muda yang Unggul, Mandiri dan Religius,” kata RH yang juga salah satu dosen di salah satu perguruan tinggi yang ada di Majene.***

Penulis Acho Antara
Produksi by mediasulbar.com

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!