Kamis , Juli 2 2020
Home / Daerah / Rumah Ibadah Kembali Di Buka, Gubernur Sulbar Harapkan Perketat Protokol Kesehatan

Rumah Ibadah Kembali Di Buka, Gubernur Sulbar Harapkan Perketat Protokol Kesehatan

Mamuju— Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, melakukan rapat koordinasi bersama Forkopimda, Bupati se-Sulbar, dan Kementrian Agama Sulawesi Barat, tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan dirumah ibadah dalam mewujudkan masyarakat produktif dan aman covid dimasa pandemi melalui video conference di Rujab Gubernur Sulbar, Jumat, 5 Juni 2020
Dalam rapat tersebut Gubernur Sulbar, Ali Baal Masdar, Mengatakan dalam penyelenggaraan kegiatan ibadah keagamaan pada setiap rumah ibadah harus tetap mengutamakan protokol kesehatan.
“Petugas yang nantinya ditugaskan di setiap rumah ibadah harus tegas, jangan berikan kelonggaran kepada satu orangpun jika tidak memenuhi protokol kesehatan, pengukuran suhu tubuh, tidak menggunakan masker, dan sedang mengalami gangguan kesehatan untuk beribadah dirumah ibadah,”ucapnya
Oleh karena itu, lanjut Ali Baal, pengurus rumah ibadah harus segera mengajukan surat keterangan kepada ketua tim gugus sesuai dengan tingkatan rumah ibadah itu, bahwa kawasan atau lingkungan rumah ibadah tersebut aman dari covid -19 Ia juga mengatakan, protokol kesehatan tidak hanya berlaku pada rumah ibadah tetapi berlaku juga pada tempat-tempat lainnya, misalnya perbatasan-perbatasan daerah khususnya di Kecamatan Sarjo dan Paku.
“Tim yang saat ini sedang bertugas untuk penanganan covid-19 diharapkan tetap semangat jangan cepat merasa puas, kita tidak ingin Sulbar kita ini terjadi kesalahan akibat rasa puas yang terlalu cepat,”tandasnya
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris, selaku moderator pada rapat tersebut juga menyampaikan, sistem protokol kesehatan yang nantinya di terapkan di setiap rumah ibadah harus sangat ketat.
“Kita tidak boleh lalai sekecil apapun, jika kita lalai terhadap satu orang, itu akan sangat berdampak besar,”kata Idris
Ia juga berharap kepada para Bupati se-Sulbar untuk membantu menyukseskan kebijakan Gubernur Sulbar yang memastikan UMKM yang terdampak covid bisa terbangun kembali dengan baik.
“Nantinya Gubernur tidak akan memberikan bantuan kepada UMKM yang tidak valid, oleh karena itu bantuan para Bupati dibutuhkan untuk menyukseskan hal tersebut,”pungkasnya
Kepala Kanwil Departemen Agama Sulbar, M. Muflih B. Fattah, mengatakan dilaksanakannya rapat tersebut dalam rangka menindaklanjuti surat edaran Menteri Agama Nomor 15 tentang panduan penyelenggaraan kegiatan keagamaan dirumah Ibadah.
“Nantinya, umat beragama yang sudah lama rindu beribadah di rumah ibadah akan segera bisa dilaksanakan kembali, dengan ketentuan tetap pada protokol kesehatan,”kata M. Muflih
Terkait penetapan zona merah pada beberapa daerah, M. Muflih juga mengatakan bahwa pelaksanaan ibadah pada rumah ibadah nantinya sudah memiliki surat keterangan aman covid-19 dari tim gugus mulai dari tingkat kecamatan, maupun jabupaten tergantung dari tingkatan dan klaster-klaster rumah ibadah itu,”tutupnya. (deni)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!