Rutan Majene Libatkan Mahasiswa Unsulbar Berikan Terapi Relaksasi Untuk Warga Binaan

RutaNe_Info – Majene – Salah satu perawatan kepada Warga Binaan yang juga harus menjadi perhatian adalah kesehatan mental. Dengan kondisi Lapas/Rutan yang dominan over kapasitas tentu juga menambah tekanan mental terhadap Warga Binaan, khususnya di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Majene Kantor Wilayah Kementerian Hukum & HAM Sulawesi Barat.

Dalam upaya merawat kesehatan mental WBP, Rutan Majene kembali melibatkan mahasiswa prodi Keperawatan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) melakukan pendekatan humanis kepada WBP.

Menerapkan terapi dengan metode hipnotis 5 jari, Mahasiswi a.n Nur Meiji Hasisah terlebih dahulu menjelaskan teknik relaksasi yang mengalihkan pikiran pada hal-hal yang menyenangkan.

Teknik ini membantu untuk mengurangi antesias (kesemasan, ketegangan, dan rasa takut.

Relaksasi ini didampingi oleh petugas kesehatan Rutan Majene, Fitri. A.Md., Kep. dan diikuti oleh beberap WBP yang merasa memiliki perasaan kecemasan yang lebih.

Kepala Rutan Kelas IIB Majene, Mansur. S.Sos., M.Si. sendiri mengapresiasi dan mendukung kegiatan tersebut karena kegiatan tersebut bisa membantu tugas Pemasyarakatan dalam upaya memberikan perawatan kesehatan dan rehabilitasi untuk Warga Binaan.

“Salah satu pemicu terganggunya gangguan Kamtib di Lapas/Rutan disebabkan oleh rasa cemas dan tekanan yang terlebih yang dimiliki WBP sehingga dapat menyebabkan pelarian hingga percobaan bunuh diri. Oleh karena itu, kesehatan mental untuk WBP harus diberikan perawatan.” pesan Mansur. (mz)

 

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button