Minggu , Juni 7 2020
Home / Daerah / Satpol PP Datang, Pengunjung Cafe Pasar Ini Bubar
Sejumlah pengunjung cafe di Pasar Baru Polewali mendadak bubar setelah didatangi petugas Satpol PP Sabtu malam (9/5). Foto MediaSulbar.com

Satpol PP Datang, Pengunjung Cafe Pasar Ini Bubar

POLEWALI – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman) bersama unsur pemerintah kecamatan dan kelurahan menggelar razia malam tadi (9/5). Pengunjung sejumlah cafe pun terlihat membubarkan diri melihat kedatangan petugas.

Pengunjung salah satu cafe yang berlokasi di Pasar Baru bubar saat didatangi Petugas Satpol PP. Foto Mediasulbar.com

“Giat ini dilakukan dalam upaya mencegah penularan virus Covid 19. Kita tertibkan kalau ada yang terlihat kumpul kumpul di suatu tempat seperti cafe,” jelas Camat Polewali Sarifuddin Wahab kepads wartawan.

Sarifuddi menjelaskan, pemilik cafe tetap diperbolehkan menjual akan tetapi pengunjung tidak diperbolehkan nongkrong di tempat itu.

“Boleh datang membeli. Terus dibawa, tak ada dine in, take away. Bisa menggunakan delivery atau bisa datang ke warung dan dibungkus untuk dibawa pulang kembali,”jelas Sarifuddin.

Sarifuddin berharap, masyarakat mendukung langkah pemerintah guna mencegah penyebaran Covid 19 tersebut. Masyarakat juga diminta untuk tetap menggunakan SOP Covid 19 yaitu menggunakan masker jika keluar rumah dan menjaga jarak. Karena virus tersebut sangat mudah menyebar. Selain itu, jangan lupa untuk rajin mencuci tangan, tenggakkan pakaian setelah dari luar.

Sekadar diketahui, hingga hari ini, tercatat sudah 17 warga Polman yang terkonfirmasi COVID-19. Sebanyak 12 orang menjalani perawatan di RSUD Polman, satu orang dirawat di RS Wahidin Makassar, tiga orang menjalani isolasi mandiri dengan pengawasan petugas, serta satu orang telah meninggal dunia.

Editor : Wawan

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!