
MAJENE– Kebanggaan baru hadir dari laut Mandar. Perahu sandeq “Sendana Sakti” asal Tappagalung, Desa Lalattedong, Kecamatan Sendana berhasil tampil terdepan atau meraih Juara 1 pada Lomba Sandeq Segitiga Taka Taraujung Vestifal 2026 yang digelar di perairan Somba, Minggu, 26 Juli 2026.
Lomba Sandeq Segitiga Taka Taraujung tahun ini diikuti hanya tujuh perahu asal Sendana ini untuk memantapkan persiapan sebelum mengikuti lomba marathon dan event Segitiga Sande di Banggae pada awal Agustus 2026. Sementara perahu Cahaya Pammase tampil diurutan kedua dan ketiga didapatkan perahu Achilles.
Saat perahu Sandeq terbaik mulai dilepas ditepi pantai Somba, tepuk gemuruh dari komunitas pencinta sandeq menjadi penyemangat para juru mudi memacu perahu mereka. Rute lomba berbentuk segitiga dengan jarak tempuh puluhan Km dan menantang para pa’sandeq mengandalkan kecepatan, strategi, dan kemampuan membaca angin.
Dengan nahkoda Pua Taqim dan tujuh orang anak buah perahu, “Semdana Sakti” mampu finish tercepat dengan catatan waktu yang relatif cepat. Kemenangan ini disambut sorak gembira warga yang memadati pantai untuk menyaksikan lomba ini.
“Kami sangat bersyukur. Kerja keras selama berbulan-bulan akhirnya terbayar. Ini bukan cuma kemenangan tim, tapi kemenangan masyarakat Sendana,” ujar Kaslim Kumis selaku pemilik Kapal Sendana Sakti.
Perahu Sendana Sakti yang disponsori DPD APPMBGI Kabupaten Majene ini diharapkan bisa mewakili Sendana pada event selanjutnya. Ini awal penyemangat bagi kami untuk terus mengembangkan identitas Sandeq sebagai warisan leluhur yang harus dipertahankan.
Wakil Ketua DPRD Majene, Wahab,, turut hadir dan melepas para peserta. Ia mengapresiasi semangat para pa’sandeq yang terus melestarikan warisan budaya bahari Mandar. (Advertorial)




