Minggu , September 20 2020
Home / Daerah / Tanjung Batu Bersatu, Warga Kibarkan Bendera Ast-Aris

Tanjung Batu Bersatu, Warga Kibarkan Bendera Ast-Aris

Komunitas pendukung AST-Aris Kalma, kompak mengibarkan bendera raksasa’ sebagai bentuk totalitas masyarakat Majene untuk mendukung pasangan Ast-Aris di Pilkada Majene tahun ini.foto:ac

Majene – Komunitas pendukung setia pasangan calon bupati dan wakil bupati Majene, Andi Achmad Sukri Tammalele-Arismunandar (AST-ARIS), kompak mengibarkan bendera raksasa’ berukuran 4 meter x 8 meter, yang ditancapkan diseputaran bibir pantai Tanjung Batu Timur.

Puluhan pemuda Tanjung Batu harus bersusah payah menaikkan bendera yang diikat pada tiang bambu untuk ditancapkan pada pohon.

Proses pengibaran bendera AST-Aris ini membutuhkan waktu selama satu jam lebih hingga bendera ini berhasil berdiri tegak lurus.

Bendera AST-Aris dengan ukuran 4×8 meter berhasil berkibar.

Meski hembusan angin bergerak cepat, namun kerja keras warga setempat tidak sia-sia, walaupun mereka sempat khawatir bendera ini gagal dikibarkan akibat tiupan angin kurang bersahabat.

“Alhamdulillah, bendera AST-Aris berhasil kita kibarkan. Proses pengibaran bendera ini berjalan mulus karena semangat gotong royong. Kita bisa kuat jika kita bersatu,” kata Ibrahim salah satu penanggung jawab tim Komunitas Sahabat AST wilayah Tanjung Batu disela proses pengibaran bendera di Tanjung Batu, Rabu, 15/9.

Warga Tanjung Batu bersatu mengibarkan bendera raksasa’ AST-ARIS.

Menurutnya, pengibaran bendera AST-Aris ukuran raksasa ini merupakan titik kedua setelah sebelumnya juga mengibarkan bendera yang dikibarkan bertepatan peringatan Hari Kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus.

“Proses pengerjaan bendera raksasa’ ini memakan waktu selama empat hari dan disablon di percetakan sahabat kita Ikhsan Sablon. Bajet anggaran pembuatan bendera merupakan inisiatif kami tanpa membebani paslon Ast-Aris. Ini bentuk kontribusi kami dalam memberikan totalitas dukungan kepada paslon pemimpin dambaan masyarakat Majene,” ungkap Ibarahim.***

Penulis : Acho Antara
Produksi : By mediaSulbar.com

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!