Minggu , September 20 2020
Home / Daerah / Targetkan Jadi Pemasok Kedelai, Tahap Awal, Pemprov Akan Siapkan 50 Ribu Hektar Lahan

Targetkan Jadi Pemasok Kedelai, Tahap Awal, Pemprov Akan Siapkan 50 Ribu Hektar Lahan

Mamuju– Kedepan Indonesia harus mandiri kedelai sebagai tahapan dalam mendukung program swasembada pangan nasional. Untuk itu, Sulbar mendukung strategi nasional dalam kemandirian pangan,” kata Ali Baal Masdar.
Hal tersebut dikemukakan Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, saat melakukan konferensi pers dengan awak media terkait rencana pengembangan kedelai di Sulbar, yang berlangsung di rumah jabatannya, Sabtu, 25 Juli 2020.
Masih kata Ali Baal, dalam rangka memenuhi target dan kebutuhan nasional akan kedelai, Pemprov Sulbar menyiapkan brigade kedelai sebagai perpanjangan program dari pemerintah pusat, khususnya Kementerian Pertanian RI yang sejalan pula dengan kebijakan DPRD untuk swasembada pangan beras, jagung dan kedelai.
“Sulbar sebagai perpanjangan tangan pemerintah pusat, maka program tersebut telah didukung Kementrian Pertanian,”tutur Ali Baal
Lebih lanjut Ali Baal menjelaskan, adapun lahan yang dibutuhkan hingga mencapai 50 ribu hektar dan tahap awal telah dilakukan penanaman melalui bantuan PT. Multi Agro Plantation.
“Pada 2021 Sulbar akan menyiapkan lahan secara bertahap hingga mencapai 50 ribu hektar nantinya,”pungkasnya .
Mengantisispasi kerugian petani akibat kegagalan panen, Ali Baal menyatakan, Pemprov Sulbar menjamin dan akan menyiapkan serta mendorong peran asuransi dan penjaminan. Selain itu, juga menyiapkan kelembagaan brigade kedelai provinsi yang akan mendampingi secara langsung di lapangan.
“Untuk menjamin hasil produksi kedelai yang akan berskala besar di Sulbar ini, maka pasar diutamakan dalam negeri untuk memenuhi kebutuhan kedelai dalam negeri. Tidak hanya itu, PT. Multi Agro Gemilang Plantation akan menerima berapapun hasil produksi kedelai kita ini,” ujar mantan Bupati Polman dua periode itu.
Dalam kegiatan itu, Gubernur Sulbar turut didampingi Kabid Bappeda Sulbar, Suyuti dan Tenaga Ahli Gubernur Sulbar, Andi Ramlan Nawawi. (farid)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!