Selasa , Maret 2 2021
Home / Hukum / Terbakar Api Cemburu, Nasrud Diserang Benda Tumpul, Pelaku Meringkuk di Sel Tahanan

Terbakar Api Cemburu, Nasrud Diserang Benda Tumpul, Pelaku Meringkuk di Sel Tahanan

Majene – Nasib Naas menimpa seorang lelaki Nasrud salah satu warga kelahiran Dusun Mekkatta Desa Mekkatta Kecamatan Malunda Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mengalami luka robek dibagian kepala hingga korban terpaksa dilarikan ke RS Majene.

Korban penganiayaan ini mengalami luka cukup serius hingga tak sadarkan diri sehingga terpaksa dilarikan ke RSUD Majene untuk diberikan pertolongan oleh tim medis setempat.

Penganiayaan tersebut tepatnya terjadi di rumah Jamaluddin di Dusun Mekkatta yang dilakukan oleh AL, Sabtu (2/1/2021).

Pelaku penganiayaan sempat melarikan diri dan kini meringkuk di sel tahanan Polsek Malunda

Terduga pelaku nekat melukai korban karena cemburu buta kepada korban yang selama ini ditengarai dekat dengan istrinya.

Hal ini disampaikan langsung oleh Kapolsek Malunda Iptu MS Kamali Raafi berdasarkan keterangan personilnya dilapangan saat melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi yang ada.

Bersamaan dengan itu, terduga pelaku yang sempat melarikan diri kini telah diamankan personil Polsek Malunda setelah melakukan pendekatan ke pihak keluarga dan akhirnya menyerahkan diri subuh dinihari. Kini pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya hingga harus meringkuk dibalik jeruji besi sel tahanan Polsek Malunda.

Menjaga hal-hal yang tidak diinginkan atas kejadian tersebut, pihak kepolisian menghimbau kepada keluarga korban sekaligus memberikan pemahaman bahwa kejadian ini akan dituntaskan seadil-adilnya dengan harapan mereka tidak mengambil tindakan sendiri dengan membalas perbuatan terduga pelaku.

Terpisah, Subhan salah seorang keluarga korban mengatakan bahwa tindakan pelaku yang melukai korban tentu sangat ia sesalkan.

“Pelaku menyerang korban dengan menggunakan martil (Palu) diduga tersulut api cemburu. Kami selaku keluarga ingin meluruskan berita bahwa istri pelaku tak ada hubungan spesial dengan korban,” katanya.**

Humas Polres Majene

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!