Minggu , Juni 7 2020
Home / Daerah / Terpaksa Dikarantina, Kades Paso Santuni Anak Santri Yang Milih Mudik

Terpaksa Dikarantina, Kades Paso Santuni Anak Santri Yang Milih Mudik

Majene – Terdapat dua anak santri asal Soreang terpaksa menjalani masa karantina selama 14 hari di LPMP Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, karena nekat memilih mudik dimasa pandemi Virus Corona.

Kedua anak santri yang mengecap pendidikan di kota Bogor, Jawa Barat ini harus berlebaran di rumah Karantina sebagai bentuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona.

Keduanya bersngkat dari kota Bogor menuju Kalimantan timur. Setelah tiba di daerah itu, keduanya melanjutkan perjalanan dari Kaltim dengan menggunakan KLM Ridho Ilahi 01 menuju pelabuhan laut Luaor, Majene, yang tiba pada, Senin (18/5).

 

Kepala Desa Palipi Soreang, Wardin Wahid

Keluarga santri yang telah lama menunggu di pelabuhan laut Luaor hanya bisa menyaksikan putrinya dijemput oleh tim kesehatan covid 19 untuk dilakukan cek kesehatan di gedung LPMP.

Kades Paso Wardin Wahid yang ikut menjemput kedua santri langsung memberikan santunan sebagai bekal biaya selama masa karantina.

“Pihak keluarga ikhlas putrinya dijemput oleh tim kesehatan covid 19. Kami memberikan pemahaman tentang pentingnya pencegahan penularan virus Corona. Alhamdulillah, pihak keluarga bisa memahami kondisi ini,” ungkap Wardin.***

Penulis Acoantara
Produksi by media sulbar.com

 

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!