Selasa , Oktober 27 2020
Home / Daerah / Tes Cepat Positif, 16 Warga Pontanakayyang Mateng Tunggu Hasil Uji Laboratorium

Tes Cepat Positif, 16 Warga Pontanakayyang Mateng Tunggu Hasil Uji Laboratorium

MATENG, – Ketua Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Mamuju Tengah (Mateng), Rahmat meminta warga tidak khawatir berlebihan soal hasil pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat untuk mendeteksi infeksi Virus Corona penyebab Covid-19.

“Kepada seluruh masyarakat Mamuju Tengah kami minta agar jangan terlalu takut berlebihan kalau ada positif menurut rapid test (tes cepat),” kata Rahmat. Selasa (14/4) dikutip dari laman Masalembo.com.

Rahmat menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat merupakan hasil pemeriksaan sangat awal yang mesti ditindaklanjuti dengan pemeriksaan laboratorium lanjutan menggunakan metode reaksi rantai polimerase (Polymerase Chain Reaction/PCR) untuk memastikan bahwa seorang pasien positif terserang Covid-19.

Ia mengimbau warga Pontanakayyang  dan daerah lain di wilayah Kabupaten Mamuju Tengah tidak cepat panik dan bereaksi berlebihan ketika mengetahui hasil pemeriksaan menggunakan alat tes diagnostik cepat.

“Kita berharap seluruh masyarakat agar tetap siaga dan menjaga kesehatan tanpa panik berlebihan yang justeru bisa menurunkan imun tubuh kita,” katanya.

Sebelumnya, 16 warga di Desa Pontanakayyang, Kecamatan Budong budong, Kabupaten Mamuju Tengah dinyatakan positif setelah dilakukan tes menggunakan rapid tes.

Ke 16 warga tersebut merupakan orang yang pernah kontak dengan almahrumah yang meninggal karena positif Covid-19, sesuai dengan hasil swab.

Rencananya ke 16 warga tersebut akan kembali dilakukan tes swab dan akan di karantina mandiri. (Msl)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibaeah naingan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!