Tinggal di Gubuk Reyok, Nenek Hasamu Hidup Sebatang Kara di Mamuju

MAMUJU — Hasamu namanya kini usianya kurang lebih 70 tahun, dengan seorang diri tinggal digubuk dan bercocok tanam dengan Ubi Kayu untuk bertahan hidup. Kampung Baru, kel Bebanga, Kec. Kalukku (27/11).

Suaminya sudah dipanggil Yang Maha Esa, sekitar 3 tahun lamanya dan meninggalkan 7 anak. Kini anaknya tumbuh dewasa dan berumah tangga, namun semuanya itu pergi merantau.

Kini hanya ada satu anak perempuannya yang sering datang menjenguknya serta membawakan beras, namun sudah tidak lagi karna anaknya saat ini menderita sakit Gula, hanya terbaring dirumahnya, di Kampung Babalalang Cukup jauh untuk saling bertemu.

“Saya bersyukur karna masih dipinjamkan tanah untuk saya garap, karna saya juga tidak enak kalau tidak beraktifitas,” Ujar Hasamu

“Saya sendirian disini, menanam Ubi untuk saya makan, dan biasa saya juga membuat sapu lidi jika ada daun kelapa kering yang jatuh,”Sambungnya.

Hasamu (70), terhitung nenek yang cukup menderita dengan seorang diri dikampung orang, sebenarnya Hasamu tinggal di kampung Bone-Bone bersama anaknya, sungguh tak terduga rumah kini dijual dan hanya diberikan uang sebesar 50 dan disuruh pergi kerumah Cucunya.

“Dulu saya sama anak saya, tapi lama kelamaan saya disuruh pulang kerumah cucu saya dan dikasih uang 50 ribu,” Ungkapnya. (pj/fathir).

Rekomendasi Berita

Back to top button