oleh

Ummi Nursandi, Muda dan Inspiratif

Majene,mediasulbar.com– Ummi Nursandi, dilahirkan di Aralle (Mamasa) 5 Februari 1997. Putri ke-2 dari Bapak Alm.Ahmad Tandi dan Ibu Surmawati. Menamatkan pendidikan di SD Negeri 23 Tamajannang (2009), dilanjutkan pada jalur pendidikan SMP Negeri 4 Malunda (2011), kemudian SMAN 2 Majene (2014), dan menyelesaikan pendidikan S-1 di Institute Bisnis Nobel Indonesia Makassar Jurusan Akuntansi (2018).

Ummi, sapaan akrabnya, sosoknya sederhana dan peramah. Dikalangan muda seusianya, ia dikenal sebagai sosok inspiratif. Kini ia berkarir di dunia politik sebagai Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Majene , Provinsi Sulawesi Barat yang diusung Partai Belambang Bintang Mercy Demokrat.

Sebagai legislator muda, ia fokus pada ruang-ruang publik yang berhubungan dengan kepemudaan.

Reses, Menjumpai Konstituen

Sebagai anggota Dewan, komunikasi dua arah antara legislatif dengan konstituen ia lakukan secara berkala di daerah pemilihannya yaitu dapil tiga Kecamatan Ulumanda dan Malunda.

“Masa reses adalah masa kegiatan DPRD di luar kegiatan masa sidang dan di luar gedung. Masa reses mengikuti masa persidangan, yang dilakukan sebanyak 3 kali dalam setahun atau 14 kali reses dalam periode 5 tahun masa jabatan DPRD,” ungkapnya, Rabu (12/01/22).

Ummi Nursandi, S. Ak saat Reses di Desa Mekatta, Kec. Malunda. (Foto: Dok. Ummi)

Ia bercerita, reses sangat penting, untuk mendengar suara rakyat.

“Tujuan reses adalah menyerap dan menindaklanjuti aspirasi konstituen dan pengaduan masyarakat, guna memberikan pertanggung jawaban moral dan politis kepada konstituen di dapil sebagai perwujudan perwakilan rakyat dalam pemerintahan,” jelasnya.

Aktifitas Saat Akhir Pekan

Seperti kebanyakan orang saat akhir pekan tiba, Ummi sering menghabiskan waktunya untuk mendaki gunung atau hanya sekedar menikmati suasana alam di ketinggian. Seperti Puncak Buntu Liarra di Desa Balla, Kabupaten Mamasa beberapa waktu lalu.

Menikmati suasana sejuk Buntu Liarra.

Waktu Untuk Keluarga

Mengenang mendiang ayahnya yang wafat sebelum ia mengisi kursi dewan, disela-sela kesibukannya Ummi selalu menyempatkan diri untuk menyambangi keluarga. Ziarah makam adalah cara untuk mengobati kerinduan anak kepada sang ayah yang lebih dulu dipanggil sang Khaliq.

Ia bercerita, Almarhum Tandi adalah sosok ayah yang penuh rasa tanggung jawab dan penyayang kepada keluarga. Dari sosoknyalah Ummi banyak belajar tentang kepemimpinan dan kerja keras.

“Alfatihah, semoga ayah tenang disana,” ucapnya dalam do’a.

“Banyak mimpi yang belum sempat beliau wujudkan bersama kami, tetapi ayah sudah lebih dulu dipanggil yang Maha Kuasa,” imbuhnya. (MS08/B)

 

Penulis : Ms08
Editor : Shaleh Muhammad Sr
Produksi Mediasulbar.com

Komentar