Usai Bangun Masjid Darurat, Ketum BKPRMI Sulbar Jadi Khatib

 

MAMUJU – Proses pembangunan masjid darurat akhirnya berhasil direalisasikan dengan baik oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar).

Usai proses pembangunan masjid darurat yang berlokasi di gang pengungsian di Dusun Seram, Desa Taan, Kecamatan Tappalang, Kabupaten Mamuju, Ketua Umum (Ketum) BKPRMI Provinsi Sulbar Suardi memanfaatkan rumah ibadah itu untuk kegiatan shalat Jum’at berjamaah bersama warga setempat.

Bahkan momentum ini dimanfaatkan ketua umum BKPRMI untuk bertindak sebagai khatib dan memimpin ibadah shalat Jum’at.

Menurutnya, bencana alam gempa bumi yang mengguncang wilayah kabupaten Majene-Mamuju berkekuatan 6, 2 SR adalah ujian dari Allah SWT.

Karena itu, masyarakat yang terdampak gempa bumi ini tidak menyerah dan menjadikan peristiwa gempa adalah ujian yang patut dijalani.

“Kita harus memetik khidmat dari sebuah kejadian yang menimpa saudara-saudara kita yang sedang tertimpah musibah ini. Paling tidak, sebagai ummat beragama, maka sepatutnya kita meningkatkan kualitas keimanan kita kepada Allah SWT,” ujar Suardi dalam khutbahnya.

Suardi mengatakan, relawan yang bekerja membantu masyarakat yang terdampak gempa sebagai bukti bahwa kita adalah saudara yang harus saling membantu.

“Musibah ini juga kami ikut merasakan derita saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Saya ingatkan, agar kita tetap kuat dan jangan pernah menyerah. Insya Allah, kita akan bangkit dari keterpurukan ini,” ujarnya lagi.

Secara umum, kondisi bangunan rumah dan rumah ibadah masjid sudah tak layak huni sehingga wajar jika masyarakat memilih bertahan diareal pengungsian dengan mendirikan tenda.

“Sangat berbahaya jika rumah yang sudah retak harus dihuni kembali. Apalagi, gempa susulan masih terus terjadi,” ucap Suardi.***

Penulis Acho Antara

Rekomendasi Berita

Back to top button