oleh

Wagub Sulbar Serahkan BNT Untuk 700 KK di Malunda

-Daerah, Mamuju-1.664 views

MAMUJUWagub Sulbar, Enny Anggraeni Anwar sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Sulbar menyerahkan bantuan non tunai (BNT) untuk 700 kepala keluarga (KK) di Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene. 700 KK tersebut terdiri dari 178 KK diberikan kepada warga  untuk Desa Lombang Timur, dan 522 KK diberikan kepada warga Kelurahan Malunda. Bantuan tersebut diberikan kepada warga terdampak musibah bencana gempa bumi 6,2 Magnitudo yang lalu, ,yang  bukan merupakan ASN, TNI, Polri, dan Pensiunan. BNT yang diserahkan sebesar Rp 2 juta untuk setiap KK.

“Meskipun bantuan yang diberikan tidak terlalu besar, namun hal tersebut diharapkan bisa sedikit meringankan beban masyarakat.Bantuan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian PMI kepada warga yang tertimpa musibah. Dilihat dari jumlah  tidaklah seberapa, namun dalam memberikan bantuan tersebut didasari dengan hati tulus ikhlas. Bantuan yang kami berikan tersebut merupakan hasil donasi dari IFRC hanya saja penyalurannya lewat PMI,”ungkap Enny

Enny juga berpesan, bantuan tersebut digunakan sebaik mungkin dan diharapkan mampu meningkatkan perekonomian dengan tambahan modal usaha maupun membuka usaha baru.

“Mari bersama-sama bangkit, PMI akan selalu berada di hati dan akan selalu berada di tengah-tengah masyarakat Majene,” support Enny kepada warga

Hadri dalam kegiatan tersebut, Ketua PMI Kabupaten Majene, Fatma Fahmi Massiara, beserta undangan lainnya. ***

(deni/kominfo)

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!