oleh

Wakil Bupati Majene Tutup Turnamen Syamsul Cup I 2021

Majene -Turnamen cabang olahraga Bulutangkis akhirnya ditutup secara resmi oleh wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma. Kompetisi tepok bulu ini memperebutkan Piala Syamsul Cup I Tahun 2021, yang digelar di gedung olahraga, Bababulo, Pamboang, Jum’at, 3/12/2021.

Syamsul yang juga kepala Desa Banua Adolang pada acara penutupan mengatakan bahwa kejuaran tersebut diikuti banyak peserta mulai dari remaja, pemuda hingga dewasa dengan berbagai latar belakang profesi dan kalangan diantaranya mahasiswa, pengusaha dan ASN.

Ia menyampaikan terima kasih atas nama pribadi juga memberikan apresiasi terhadap pemerintah daerah yang dihadiri oleh Wakil Bupati Majene karena meluangkan waktunya untuk datang di malam penutupan tersebut.

Dikatakan, bahwa perkembangan cabang olahraga Badminton kedepan akan semakin maju ditandai dengan semakin banyaknya event pertandingan yang digelar.

Syamsul pun berharap dengan modal semangat kebersamaan kegiatan seperti ini terus ditingkatkan secara berkelanjutan dengan prinsif saling asah dan asuh untuk menghasilkan atlet berkualitas  ditingkat Kabupaten hingga Nasional.

“Cabang olahraga Bulutangkis begitu digandrungi oleh remaja-remaja. Maka dari itu, kami memandang bahwa perlu ditingkatkan event Syamsul Cup seperti sekarang ini. Minimal, dari arena ini bisa memberikan spirit bagi remaja untuk meningkatkan prestasi di bidang olahraga,” tutupnya.**(MS01/C)

Penulis MS
Editor Aco Antara
Produksi by media Sulbar.com

RUBRIK KHUSUS ADVEDTORIAL DIPERSEMBAHKAN DINAS KOMUNIKASI INFORMASI STATISTIK DAN PERSANDIAN (DISKOMINFO) KABUPATEN MAJENE

 

 

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

Komentar