Warga Desa Lombong Keluhkan Pendataan Bantuan Stimulan Korban Gempa

Budibento

MAJENE – Rahmawati salah satu warga Dusun Deking Desa Lombong, Kecamatan Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, nyatanya luput dari pendataan bantuan Rumah Stimulan pasca gempa 15 Januari 2021 lalu.

Rahmawati, menilai pendataan yang dilakukan oleh Dinas Perkim Kabupaten Majene, kurang adil, sebab rumahnya lebih parah dari pada yang lain, justru tidak terdapat dalam data penerima bantuan perumahan stimulan.

“Saya sudah sampaikan ke aparat desa untuk dilanjutkan ke BPBD dan dinas pemukiman dan perumahan kabupaten Majene, tetapi sampai sekarang belum ada kelanjutannya,” kata warga korban gempa bumi, Rahmawati dengan nada kecewa di Malunda, Majene, Senin, 13/9/2021.

Olehnya itu, dirinya berharap Pemkab Majene,.khususnya bagian pendataan pada Dinas Perkim dan BPBD agar kembali melakukan survey ke rumahnya dan rumah warga terdampak, melihat langsung kondisi lapangan.

Rumah Warga Deking, Desa Lombong, Rahmawati yang luput dari pendataan penerima bantuan Stimulan Korban Gempa.

Senada dengan itu, warga Desa Mekkatta juga sangat menyayangkan kekeliruan pendataan oleh dinas terkait, karena banyak orang terdata tapi orangnya tidak dikampung pada saat gempa, bahkan ada yang pergi merantau. Ini tidak adil..”ungkap warga kepada media ini.

Selain itu, mereka juga menyoroti, adanya informasi bahwa warga yang telah menerima bantuan dari Relawan, tidak bisa lagi menerima bantuan perumahan stimulan. Padahal menurut mereka, itu tidak ada kaitannya, karena sumbernya dari relawan. Sehingga hal itu dinilai sangat merugikan warga.

Kami tidak tau pak, siapa yang mendata, yang jelas, kami tidak tau,” Tuturnya saat dikonfirmasi.

Ada baiknya ini pendataan, ditinjau ulang, sebab banyak warga yang memang terdampakz tetapi luput dari pendataan.

Saat dikonfirmasi, pihak BPBD, menyampaikan bahwa permasalahan itu, adalah kewenangan dinas pemukiman dan perumahan.**

Hingga berita ini diturunkan, pihak dinas perkim belum ada konfirmasi..**”

 

Penulis: Budibento

Rekomendasi Berita

Back to top button