Warga Malunda Gotong Royong Benahi Pintu Gerbang Perbatasan Majene-Mamuju

Majene – Warga yang ada di wilayah Kecamatan Malunda, melakukan aksi gotong royong dengan kegiatan pembenahan atau pengecetan pintu gerbang perbatasan yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Majene dan Kabupaten Mamuju atau tepatnya di Desa Maliaya.

Tim Relawan Malunda Membenahi Pintu gerbang perbatasan yang menghubungkan antara wilayah Kabupaten Mamuju dan Majene.

Aksi yang dimotori langsung Junaedi Nuhung ini sebagai wujud komitmen mendukung program 100 hari kerja pasangan Bupati dan Wakil Bupati Majene Andi Achmad Syukri Tammalele dan Arismunandar Kalma. Pasangan yang dilantik oleh gubernur Sulawesi Barat pada tanggal 27 Juli 2021, telah memasuki Pase 100 hari kerja. Keduanya bertekad dalam 100 hari kepemimpinannya telah bertekad mewujudkan Majene Terang, Majene Bersih dan Penegakan Supermasi Hukum.

“Saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang membantu sehingga proses pembenahan pintu gerbang perbatasan Majene-Manuju bisa dituntaskan. Hal ini juga merupakan bahagian dari komitmen kami mendukung kebijakan Bupati dan Wakil Bupati Majene melalui aksi nyata program 100 hari kerja,” kata Junaedi Nuhung yang juga koordinator Tim Relawan pemenangan di pilkada untuk pasangan Ast-Aris untuk wilayah Kecamatan Malunda kepada reportase tim redaksi media Sulbar.com di Malunda, Minggu, 26/9/2021.

Menurutnya, kondisi pintu gerbang perbatasan selama ini terkesan tak terawat. Padahal, pintu gerbang ini harus ditata dengan indah sehingga menjadi kesan pertama bagi masyarakat luar yang masuk ke daerah kita. Makanya, kami bersama teman teman lainnya ikut tergerak sebagai tanggungjawab moral untuk melakukan penataan areal pintu gerbang perbatasan ini.

Meski kondisi cuaca kadang kurang bersahabat kata Junaedi, teman teman tetap semangat membersihkan pintu gerbang batas ini agar semakin terlihat atau terjaga keindahannya.***

Penulis MS

Rekomendasi Berita

Back to top button