Wujudkan Media Online Terkemuka di Sulbar, Direksi Mediasulbar Berbenah

MAJENE – Gerbang era digitalisasi telah merambah kehidupan masyarakat modern. Peran media massa tentu merupakan bagian tidak terpisahkan dalam kehidupan manusia.

Karena itu, direksi PT Media Sulawesi Barat sebagai perusahaan jasa multimedia yang didirikan sejak tanggal 24 Agustus 2015, terus berbenah. Perusahaan ini kemudian menaungi portal berita online www.mediasulbar.com. Pelan tapi pasti, manajemen terus berbenah dengan mengikuti perkembangan zaman seiring memasuki era digitalisasi yang kian modern. Arus informasi begitu cepat diketahui publik berkat sajian berita yang disiarkan oleh pewarta yang profesional.

CEO PT Media Sulawesi Barat Aco Ahmad AH

Direksi PT Media Sulawesi Barat pun ingin mewujudkan agar kelak menjadi salah satu media online terkemuka di provinsi ke-33 ini. Maka dari itu, untuk mewujudkan harapan itu, maka direksi harus mempersiapkan segala unsur baik tim work redaksi dan perusahaan harus menyiapkan pekerja yang lebih profesional.

“Saat ini kami sedang melakukan pembenahan manajemen agar memiliki tim work redaksi yang solid. Sajian berita harus update dan sajian beritanya berkualitas serta bisa dipertanggung jawabkan. Ini penting agar kita mampu menumbuhkan kepercayaan publik,” ungkap CEO PT Media Sulawesi Barat, Aco Ahmad AH saaat berkonsultasi dengan notaris untuk pengurusan pembukaan kantor cabang pembantu PT Media Sulawesi Barat Kabupaten Majene diĀ  redaksi www.mediasulbar.com belum lama ini.

Negara demokrasi tentu sangat membutuhkan media massa berkualitas yang mampu menjembatani hubungan antara rakyat dan pemerintahan. Indonesia adalah negara demokrasi. Indonesia telah menetapkan kebebasan pers sejak memasuki era reformasi pada tahun 1998.

Kebebasan pers ini pun disambut gembira oleh para wartawan. Sehingga mereka lebih leluasa menyampaikan berita terkait pemerintahan, politik, militer negara, permasalahan sosial dan lain-lainya tanpa harus takut keberadaannya terancam. Adanya kebebasan pers ini memotivasi para media massa berlomba-lomba menyajikan informasi dan berita-berita teraktual, tercepat dan tepat kepada masnyarakat. Namun, mengingat biaya operasional media massa yang tidak murah menjadikan kepemilikin media massa dimiliki oleh pihak-pihak kaya yang sanggup membiayai produksi media massa. Kepemilikan media massa inilah yang mempengaruhi out put dan objektivitas dari media massa tersebut.****

Rekomendasi Berita

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button