oleh

120 Orang Terjaring dalam Operasi Yustisi 

PASANGKAYU – Personil Polres Pasangkayu bersama Satpol PP dan TNI melaksanakan Operasi Yustisi di anjungan Pantai Pasangkayu. Sabtu Malam (7/11/2020).

Sebanyak 120 orang terjaring dalam operasi kali ini dikarenakan tidak menggunakan masker disaat berkendara, melayani pelanggan dan melakukan aktifitas didalam pasar malam.

Setelah para pelanggar ditemukan oleh petugas tidak menggunakan masker dengan alasan yang berbeda-beda selanjutnya di tegur dan data kemudian diberikan sanksi karena telah melanggar peraturan bupati (Perbup) Pasangkayu no.21 tahun 2020.

Ipda H.Darwis yang memimpin personil polres melaksanakn Ops.Yustisi bersama Satpol PP dan TNI saat ditemui dilapangan setelah pelaksanaan Ops. Yustisi tersebut mengatakan ” Operasi Yustisi yang kita lakukan malam ini mendampingi Satpol PP bersama TNI berhasil menjaring 120 pelanggar protokol kesehatan dengan alasan yang berbeda-beda sampai alasan lupa dibawah.

Untuk para pelanggar ditegur dan didata selanjutnya diberikan sanksi berupa mengucapkan pancasila dan menyanyikan lagu wajib nasional,” tutupnya.***

Tentang Penulis: Acho Ahmad

Gambar Gravatar
Pemilik nama lengkap Aco Ahmad Andi Hamid merupakan CEO Mediasulbar Group sekaligus Pendiri dan pemimpin Umum Kantor Berita Online mediasulbar.com kini tengah fokus merambah bisnis industri media dengan meningkatkan performa kualitas sajian berita aktual yang terjadi di daerah. Awalnya saya mencoba belajar jadi koresponden di stasion Metro TV untuk penugasan areal liputan Mamuju pada tahun 2004. Namun saat itu masih sebatas magang dan hanya mampu bertahan beberapa bulan saja. Selanjutnya saya hijrah ke kota Palu di tahun 2006, dan bekerja di koran Harian Mercusuar Sulteng. Seiring berjalannya waktu, tepat akhir tahun 2008, ajakan pulang kampung oleh bapak H Muhammad Saal (Mantan Wakil Bupati Kabupaten Pasangkayu) untuk mendirikan Koran Suara Sulbar yang berkedudukan di Rangas, Mamuju dengan posisi jabatan selaku Pemimpin Redaksi. Namun perusahaan koran ini rupanya usianya hanya setahun saja, sehingga saat itu pun saya cukup stress telah kehilangan pekerjaan. Ujian itu tidak berlangsung lama karena perum LKBN Antara Biro Sulselbar membuka lowongan kerja untuk klasifikasi wartawan. Sebelum mundur di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun sebetulnya lebih awal mendirikan media online Mediasulbar.com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat sejak tahun 2015. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh..!!!

News Feed