Beranda Advertorial Bupati Majene Dinilai Penyelamat Nasib P3K Penuh Waktu, Honorer Lega

Bupati Majene Dinilai Penyelamat Nasib P3K Penuh Waktu, Honorer Lega

5

Tak Ada Pengurangan, Keputusan Berani Bupati Majene Selamatkan Ribuan P3K Jadi Pegawai Penuh Waktu

MAJENE– Kebijakan Bupati Majene, Dr.H.Andi Achmad Syukri Tammalele, terkait pengangkatan perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja / P3K penuh waktu dinilai sebagai langkah penyelamat bagi ribuan tenaga honorer di Kabupaten Majene.

Penilaian tersebut datang dari beragam P3K Kabupaten Majene yang diunggah melalui media sosial maupun pernyataan langsung yang disampaikan setelah penyerahan perpanjangan kontrak P3K penuh waktu di Majene,Jumat, 28/9/2026.

Elywati salah seorang P3K Majene mengatakan keputusan bupati tersebut mengakhiri keresahan honorer yang beberapa bulan terkatung katung nasibnya. “Kami sebut beliau penyelamat. Karena di tengah keterbatasan anggaran, Bupati Majene tetap berjuang agar kami bisa diangkat dan diperpanjang masa kontraknya,” ujarnya.

“Banyak dari kami yang sudah 10 sampai 15 tahun mengabdi sebagai guru, nakes, dan tenaga teknis. Dengan kebijakan ini, kami merasa dihargai negara,” kata salah seorang P3K, Andi Amran yang bertugas di PUPR Majene ini.

Sekretaris BKPSDM Kabupaten Majene, Muhammad Tamzil Yunus, S.STP menjelaskan, pengangkatan dan perpanjangan kontrak P3K penuh waktu merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemerintah pusat dan komitmen bupati.

“Tahun 2026 ini, sebanyak 2.479 orang P3K di Majene resmi diperpanjang kontrak untuk penuh waktu. Anggarannya sudah disiapkan ,” jelasnya.

Bupati Majene, Andi Achmad Syukri saat dikonfirmasi mengatakan kebijakan tersebut merupakan bentuk keberpihakan kepada tenaga honorer. “Mereka adalah ujung tombak pelayanan. Tidak boleh ada lagi P3K yang merasa dianaktirikan. Selagi regulasi membolehkan, kita akan perjuangkan,” tegasnya.**

Penulis Acoantara