
MAJENE – Memasuki masa Tanggap Darurat Bencana Dampak El Nino, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene terus mengintensifkan pelayanan suplai air bersih ke titik-titik yang mengalami kekeringan.
Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suardi,S.Ag,M.Pd mengatakan sejak status darurat ditetapkan, pihaknya menerima puluhan permintaan suplai air bersih dari masyarakat.

“Hingga hari ini kami sudah melayani permintaan dari beberapa titik yang terdampak kekeringan. Prioritas kami saat ini menyuplai kebutuhan warga yang lebih awal melaporkan ke Posko Komando Siaga Darurat Bencana,” katanya.
BPBD Majene mengerahkan satu unit mobil tangki air dengan kapasitas 5000 liter per rit. Penyaluran dilakukan 1-2 kali dalam seminggu tergantung laporan dari lapangan.
Bupati Majene,, meminta BPBD tetap sigap melayani masyarakat. “Air adalah kebutuhan dasar. Jangan sampai ada warga yang tidak kebagian. Laporkan segera kalau ada desa yang krisis air bersih,” tegas Bupati Majene,Andi Achmad Syukri.
BPBD Majene membuka layanan aduan suplai air bersih 24 jam melalui Posko di Nomor kontak petugas yang telah disiapkan.***

Penulis:Acoantara




