Beranda SULAWESI BARAT Mamuju Polisi Bersama Masyarakat, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kepedulian di Pesantren Campaloga

Polisi Bersama Masyarakat, Ditlantas Polda Sulbar Tebar Kepedulian di Pesantren Campaloga

4

MAMUJU – Kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak selalu identik dengan seragam, aturan dan penegakan hukum. Ada sisi lain yang terus dibangun Kepolisian, yakni kepedulian, kebersamaan dan kemanusiaan.

Semangat tersebut kembali ditunjukkan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Barat melalui kegiatan Jumat Berkah dengan menyambangi Pesantren Campaloga serta berbagi kepada masyarakat di sejumlah wilayah Kota Mamuju, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan yang dipimpin langsung Dirlantas Polda Sulbar, Kombes Pol Nurhadi Ismanto, tersebut menjadi bagian dari implementasi program Polisi Bersama Masyarakat yang mendorong kehadiran Polri tidak hanya dalam menjalankan tugas pelayanan dan keamanan, tetapi juga melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.

Di Pesantren Campaloga, Kombes Pol Nurhadi Ismanto menyerahkan bantuan sembako secara simbolis kepada pengurus pesantren. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari sekaligus menjadi bentuk perhatian Polri terhadap para santri dan lingkungan pendidikan keagamaan.

Suasana kebersamaan semakin terasa ketika personel Ditlantas kemudian bergerak menyisir sejumlah wilayah di Kota Mamuju. Paket makanan dibagikan kepada warga prasejahtera serta pengguna jalan.

Dengan senyum dan pendekatan yang humanis, personel Polantas berinteraksi langsung dengan masyarakat. Tidak ada jarak antara polisi dan warga. Yang terlihat justru suasana sederhana penuh keakraban, ketika bantuan kecil diberikan dengan ketulusan.

Bagi Ditlantas Polda Sulbar, kegiatan tersebut menjadi pengingat bahwa tugas kepolisian memiliki ruang yang luas untuk hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Kami ingin menegaskan bahwa kehadiran Polantas tidak hanya terbatas pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas di jalan raya, tetapi juga melalui pendekatan sosial dan kemanusiaan. Karena rezeki yang paling berkah bukan hanya yang kita nikmati, tetapi juga yang kita bagikan,” tutur Kombes Pol Nurhadi Ismanto.

Menurutnya, membangun kedekatan dengan masyarakat merupakan bagian penting dalam menciptakan hubungan yang harmonis antara Polri dan warga. Ketika polisi hadir bukan hanya saat masyarakat membutuhkan penanganan persoalan hukum, tetapi juga dalam momentum berbagi dan membantu sesama, maka rasa kebersamaan akan tumbuh secara alami.

Langkah humanis tersebut juga diharapkan mampu memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Kepolisian. Polisi tidak hanya hadir sebagai aparat negara yang menjalankan aturan, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap kondisi sosial di sekitarnya.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi bagian dari upaya membangun kepercayaan masyarakat. Polisi bersama masyarakat, saling peduli dan saling menguatkan,” tambahnya.

Sementara itu, pengurus Pesantren Campaloga menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan jajaran Ditlantas Polda Sulbar.

“Terima kasih banyak Pak atas bantuan dan kepedulian ini. Bantuan ini mewarnai senyuman para santri. Kami doakan semoga Polri, khususnya Polantas, semakin dipercaya dan dicintai masyarakat,” ungkapnya.

Jumat Berkah Ditlantas Polda Sulbar pun menjadi lebih dari sekadar agenda berbagi. Di balik paket sembako dan makanan yang disalurkan, terselip pesan sederhana bahwa membangun keamanan dan ketertiban juga dapat dimulai dari membangun rasa peduli.

Sebab ketika polisi dan masyarakat berjalan bersama, menjaga kepedulian serta memupuk kebersamaan, maka kehadiran Polri akan semakin terasa dekat dan memiliki arti di tengah kehidupan masyarakat.