Beranda SULAWESI BARAT Majene Ratusan KK di Desa Mekatta dan Bambangan Mulai Kekurangan Air Bersih Akibat...

Ratusan KK di Desa Mekatta dan Bambangan Mulai Kekurangan Air Bersih Akibat Dampak El Nino

20
Screenshot

MAJENE – Dampak fenomena El Nino mulai dirasakan warga di Kabupaten Majene. Ratusan Kepala Keluarga (KK) di Desa Mekatta dan Desa Bambangan, Kecamatan, Malunda, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, kini mulai mengalami kesulitan air bersih.

Kepala Desa Mekatta,, Mohammad Kharruddin,SH, mengatakan sumur gali dan mata air warga sudah mulai mengering sejak sebulan terakhir. “Sudah sekitar puluhan KK di Dusun Tamaindung Desa Mekatta yang terdampak. Warga mulai mencari sumber air ke mata air untuk mendapatkan pasokan air bersih,” kata Kades Mekkatta,Kharruddin di Majene, Rabu,19/8/2026.

Begitupun kondisi yang dialami warga tetangga di dusun Rattepunaga Desa Bambangan. “Di Rattepunaga ada ratusan KK yang terdampak. Ibu-ibu sekarang harus jalan ratusan meter untuk dapat air bersih,” kata Kades Mekatta.

Kepala Pelaksana BPBD Majene, Suardi, S.Ag,M.Pd membenarkan laporan tersebut.

Menurutnya, kekeringan ini merupakan dampak langsung dari kemarau panjang dan status darurat bencana yang sudah ditetapkan Pemkab Majene.

“Kami sudah persiapkan untuk dilakukan assessment. Di Mekatta dan Bambangan ini yang paling parah. Sumber air utama masyarakat sudah kritis,” jelas Kalaksa BPBD.

Warga berharap pemerintah segera membuatkan sumur bor atau embung.

“Kalau kemarau begini terus, kami bingung. Minta tolong dibuatkan solusi jangka panjang,” kata warga terdampak.

BMKG memprakirakan puncak musim kemarau di Majene masih akan berlangsung hingga. BPBD mengimbau masyarakat untuk menghemat penggunaan air bersih.***

Penulis Acoantara