
Mehalaan, Mamasa, Sulawesi Barat – Gapoktan (Gabungan Kelompok Tani) Kopi Alam Rano resmi dikukuhkan sebagai wadah bersama bagi petani kopi di Kawasan Transmigrasi Rano, Kecamatan Mehalaan, Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat. Gapoktan ini dibentuk dari kelompok tani yang berada di kawasan transmigrasi Rano dan beranggotakan 40 petani yang masih aktif memproduksi kopi, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026.
Pembentukan Gapoktan Kopi Alam Rano menjadi salah satu langkah dalam memperkuat kelembagaan petani sekaligus mendorong pengembangan komoditas kopi di Kawasan Transmigrasi Rano. Keberadaan kelembagaan ini diharapkan dapat menjadi wadah bagipetani untuk membangun kerja sama, mengembangkan kegiatan usaha, serta mendukung pengelolaan potensikopi secara lebih terorganisasi.
Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026 Bersama jajaran pemerintahan dan anggota Gapoktan Kopi Alam Rano (Dokumentasi Pribadi).
Kegiatan pengukuhan dan penyerahan Surat Keputusan (SK) Gapoktan Kopi Alam Rano turut dihadiri oleh Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa (Hj. Anwar, S.Pd., MM.), Sekretaris Kecamatan Mehalaan (Imanuel, S.IP), perangkat desa, Penyuluh PertanianLapangan (PPL), anggota Gapoktan Kopi Alam Rano, serta Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya2026, Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU, bersama anggota tim Arlindo U.S Kette, SP. M.Si, Al Ikhsan Rama Komura, M.Pd, Camila Avrilianti Hasna, S.T, Johan Putra Bagaskara, S.T, dan Rosa Amelia, S.T.
Dalam sambutannya, Kepala Dinas Transmigrasi kabupaten Mamasa, Hj. Anwar, S.Pd., MM, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026, khususnya Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU, atas dedikasi dan kontribusinya dalam menjalankanrangkaian kegiatan di Kawasan Transmigrasi Rano
“Kami menyampaikan terima kasih kepada Tim Ekspedisi Patriot dan Prof. Bambang Susilo selaku ketua Tim yang sejauh ini telah menjalankan kegiatan dengan baik dan penuh totalitas. Apa yang telah dilakukan bersama masyarakat di kawasan transmigrasi ini menjadi bagian dari upaya untukterus mengembangkan potensi yang ada.”
Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa menyampaikan sambutan dalam kegiatan pengukuhanGapoktan Kopi Alam Rano (Dokumentasi Pribadi).
Sementara itu, Ketua Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026, Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU, menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa, masyarakat, dan perangkat desa di Kawasan Transmigrasi yang telahmenerima dan mendukung pelaksaan kegiatan selamatim berada di lapangan.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruhmasyarakat, perangkat desa, dan kepala dinas transmigrasi Kabupaten Mamasa yang telah menerima kami dengan baik, membantu kami selama berada di lapangan, serta bersama – samamendukung pelaksanaan kegiatan yang kami jalankan. Dukungan Masyarakat menjadi bagianpenting dalam setiap kegiatan yang kami lakukan.”
Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPUmenyampaikan apresiasi kepada Masyarakat desa, Kepaladinas transmigrasi kabupaten Mamasa, dan perangkatdesa (Dokumentasi Pribadi).
Dukungan terhadap keberlanjutan kegiatan juga disampaikan oleh Bapak Imanuel, S.IP, selalu sekretaris Camat Mehalaan yang pada saat itu mewakilkan Camat Mehalaan yang berhalangan hadir. Beliau menyampaikan kesiapan pihak kecamatan untukmembantu apabila diperlukan informasi lebih lanjutmengenai berbagai hal yang berkaitan dengan Kawasan Transmigrasi Rano.
“Kami dari pihak kecamatan siap membantu apabilake depannya diperlukan informasi lebih lanjut mengenai apa pun yang ada di kawasan transmigrasi. Semoga komunikasi dan kerja samayang sudah terjalin ini dapat terus berjalan dengan baik.”
Sekretaris Camat Mehalaan, Imanuel S.IP, menyampaikandukungan terhadap kegiatan di Kawasan TransmigrasiRano (Dokumentasi Pribadi).
Pemaparan Profil Gapoktan Kopi Alam Rano
Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan profil Gapoktan Kopi Alam Rano yang disampaikan oleh salah satu anggota Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026, Arlindo U.S Kette, SP. M.Si.
Pemaparan tersebut memberikan gambaran mengenai identitas dan kelembagaan Gapoktan Kopi Alam Rano, mulai dari latar belakang pembentukan, struktur kepengurusan, jumlah anggota, hingga tujuanpembentukan Gapoktan.
Anggota Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026 memaparkan profil Gapoktan Kopi Alam Rano (Dokumentasi Pribadi).
Prosesi Penyerahan Surat Keputusan (SK)
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan denganprosesi penyerahan Surat Keputusan (SK) GapoktanKopi Alam Rano. Penyerahan dilakukan secara berjenjang, dimulai dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) kepada Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU.
Selanjutnya, Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Kepala dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa (Hj. Anwar, S.Pd., MM.), yang kemudian secara resmi menyerahkan kepada Ketua Gapoktan Kopi Alam Rano, Solikin.
Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) menyerahkan Surat Keputusan (SK) Gapoktan Kopi Alam Rano kepada Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU (DokumentasiPribadi).
Prof. Dr. Ir. Bambang Susilo, M.Sc.Agr., IPU menyerahkanSurat Keputusan (SK) kepada Kepala Dinas TransmigrasiKabupaten Mamasa (Dokumentasi Pribadi).
Kepala Dinas Transmigrasi Kabupaten Mamasa menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada KetuaGapoktan, Solikin (Dokumentasi Pribadi).
Prosesi tersebut menjadi penanda resmi diterimannyaSurat Keputusan (SK) Gapoktan Kopi Alam Rano sekaligus memperkuat keberadaan kelembagaan petanikopi di Kawasan Transmigrasi Rano.
“Saya berharap seluruh anggota tetap semangatdan bersama-sama menjalankan Gapoktan ini dengan baik. Ini adalah wadah kita bersama, jadi mari kita jaga kekompakan dan terus berusaha mengembangkan kopi yang ada di Rano.” Ujar Solihin.
Kegiatan kemudian ditutup dengan foto bersamaseluruh pihak yang hadir. Pengukuhan GapoktanKopi Alam Rano menjadi salah satu tahapan dalampenguatan kelembagaan petani di Kawasan Transmigrasi Rano, sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, dan Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026 dalam mendukung pengembangan potensi kopi di kawasan tersebut.
Tim Ekspedisi Patriot Universitas Brawijaya 2026 Bersama jajaran pemerintahan dan anggota Gapoktan Kopi Alam Rano (Dokumentasi Pribadi).




