Minggu , Januari 24 2021
Home / Daerah / Prihatin Angka Putus Sekolah Meningkat, AST-ARIS: Kami Akan Lakukan Ini….

Prihatin Angka Putus Sekolah Meningkat, AST-ARIS: Kami Akan Lakukan Ini….

Majene – Pasangan bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Majene Andi Syukri Tammalele-Aris Munandar Kalma prihatin terhadap angka putus sekolah yang setiap tahunnya terjadi di Majene. Minggu, 22 November 2020.

Andi Syukri Tammalele yang juga sebagai bakal calon bupati majene pada pilkada 9 desember 2020, menuturkan, tentu saya sangat prihatin melihat kondisi yang ada sekarang ini, dimana para generasi kita berhak bersekolah itu justru akan berhenti akibat beban biaya sekolah cukup tinggi.

Calon bupati Majene Andi Achmad Sukri Tammalele

“Jika masyarakat majene memberikan kami mandat sebagai pasangan nomor urut 2 problem demikian akan kami prioritaskan untuk segera di benahi”, Kata AST.

AST juga menyampaikan, saya punya pengalaman mengurusi masalah pendidikan karena saya pernah menduduki jabatan sebagai kadis pendidikan sulbar. Makanya itu, bicara soal pendidikan sedikit banyaknya kami memahami.

Calon Wakil Bupati Majene, Arismunandar Kalma

Senada dengan calon wakil bupati Majene, Arismunandar Kalma yang juga mantan Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) lingkup pemerintah kabupaten Majene menanggapi hal tersebut.

Kami pasangan calon nomor urut 2 memiliki slogan “Majene Unggul, Mandiri dan Religius” dimana bicara soal pendidikan tentunya akan di komparasikan dengan SDM yang unggul serta berkemajuan.

“Bukan hanya itu, kami juga memiliki keinginan menghadirkan pemerintahan yang bersih, berbudaya serta religius di kabupaten Majene. Mengingat Majene sebagai daerah yang masih begitu kental menganut nilai-nilai ke agamaan dan budaya”, tutup Aris.***

Penulis: Akbar

Editor Acho Antara

Produksi by media sulbar.com

 

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!