Sabtu , April 17 2021
Home / Daerah / Mamuju / RS Khusus Covid-19 Akan Dibangun Di Sulbar

RS Khusus Covid-19 Akan Dibangun Di Sulbar

MAMUJU – Upaya pemerintah untuk menangani dan memutus mata rantai penyebaran covid 19 di Sulawesi Barat terus berjalan. Kali ini, upaya itu akan diwujudkan melalui pembangunan Rumah Sakit (RS) Khusus Covid 19.

Sebagaimana halnya RS Covid yang telah berdiri di beberapa kota lain di Indonesia seperti di Bangka Belitung, Riau dan Manado. RS ini juga akan dibangun dilahan seluas kurang lebih dua hektar. Dengan kapasitas 120 tempat tidur.
“Kita bersyukur rumah sakit khusus Covid yang ke-6 akan dibangun di Sulbar dan Pemerintah Pusat menginginkan rumah sakit itu segera rampung, selesai sebelum bulan ramadan,” kata M Idris DP, saat Konferensi Pers di Posko Tansisi Darurat, Kamis 25 Februari 2021.
Terkait lokasi pembangunan akan dibahas lebih lanjut. Pasalnya, masih terdapat perbedaan pandangan antara pihak BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) dan Menteri kesehetan. BNPB memilih di Kecamatan Malunda, Majene sementara Menteri Kesehatan lebih mempertimbangkan rumah sakit covid sebaiknya dibangun tidak jauh dari rumah sakit umum.

“Pemprov Sulbar diharapkan dapat mencari waktu tepat dalam rangka membahas ini, mengikutkan unsur terkait yaitu Kementerian Kesehatan, BNPB dan Kementerian PU serta Pemerintah Daerah Sulbar itu sendiri,” kata M Idris
Untuk diketahui, pasca gempa Majene-Mamuju 14 dan 15 Januari 2021 lalu, jumlah jumlah positif Covid 19 mengalami lonjakan yang cukup signifikan. Hingga Kamis 25 Februari 2021 sebanyak 5.197 orang dinyatakan positif. 3.588 orang diantaranya telah dinyatakan sembuh, dan 1355 orang sementara dalam proses isolasi mandiri dan 101 orang meninggal dunia.

” Menteri Kesehatan ingin agar Sulbar juga memiliki rumah sakit khusus covid. Jika wabah Covid sudah berlalu rumah sakit itu bisa dialihkan menjadi pusat pelayanan kesehatan warga,” kata M Idris DP yang saat Konferensi Pers didampingi beberapa pimpinan OPD lingkup Pemprov Sulbar.*** (Farid/Bidang Data,Informasi dan Humas Pos Komando Transisi Darurat)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!