Beranda Advertorial Bupati Majene Bersama Kalaksa Hadiri Kegiatan Penandatanganan Hibah Pascabencana di BNPB

Bupati Majene Bersama Kalaksa Hadiri Kegiatan Penandatanganan Hibah Pascabencana di BNPB

12

JAKARTA -Bupati Majene, Drs. H. Andi Achmad Syukri Tammalele, S.E., M.M., bersama Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Suardi menghadiri kegiatan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) Dana Hibah Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat, Jakarta, Rabu,4/11/2026.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya percepatan pemulihan pascabencana di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk Kabupaten Majene yang beberapa waktu lalu terdampak bencana hidrometeorologi, seperti banjir, longsor, dan angin puting beliung di wilayah Malunda dan sekitarnya.

Bupati Majene Andi Achmad Syukri menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BNPB atas perhatian dan dukungan dana hibah yang diberikan kepada Kabupaten Majene. Dana hibah ini nantinya akan digunakan untuk perbaikan infrastruktur yang rusak akibat bencana, serta untuk penguatan kapasitas penanggulangan bencana di daerah.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Majene sangat berterima kasih kepada BNPB. Bantuan hibah ini sangat berarti untuk mempercepat pemulihan pasca bencana, terutama untuk perbaikan infrastruktur vital dan pemukiman warga yang terdampak,” ujar Bupati Majene.

Sementara itu, Kalaksa BPBD Kabupaten Majene menjelaskan bahwa dana hibah RR (Rehabilitasi dan Rekonstruksi) tersebut akan difokuskan pada pembangunan kembali infrastruktur yang rusak, seperti pembanguan tanggul pantai dan pembangunan talud , yang masuk dalam kategori rusak berat akibat bencana.

“Kehadiran kami bersama Bapak Bupati di BNPB adalah bentuk komitmen Pemkab Majene untuk memastikan proses hibah berjalan sesuai prosedur. Setelah penandatanganan ini, kami akan segera melakukan tindak lanjut di lapangan,” jelas Kalaksa BPBD Majene.

Penandatanganan hibah ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan Kalaksa BPBD dari berbagai kabupaten/kota se-Indonesia yang menjadi penerima hibah pascabencana tahun 2026. BNPB menegaskan komitmennya untuk terus mendampingi pemerintah daerah dalam upaya mitigasi dan pemulihan bencana.

Dengan adanya dana hibah ini, diharapkan proses pemulihan pasca bencana di Kabupaten Majene, dapat berjalan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali beraktivitas normal. (Advertorial)

*