Beranda SULAWESI BARAT Mamuju Kapolda Sulbar Beri Wejangan kepada 119 Polwan, Tekankan Kebersihan, Etika Bermedsos hingga...

Kapolda Sulbar Beri Wejangan kepada 119 Polwan, Tekankan Kebersihan, Etika Bermedsos hingga Keharmonisan Rumah Tangga

2

MAMUJU – Kapolda Sulawesi Barat Irjen Pol Totok Suharyanto memberikan arahan khusus kepada 119 personel Polisi Wanita (Polwan) di lingkungan Polda Sulbar. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya kepedulian terhadap kebersihan lingkungan kerja, bijak menggunakan media sosial, menjaga etika pergaulan, hingga membangun keharmonisan rumah tangga.

Didampingi Karo SDM Kombes Pol Danu Agus Purnomo, Irjen Pol Totok mengingatkan bahwa Polwan harus mampu menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, tertata, dan nyaman.

Menurutnya, dengan jumlah 119 personel, Polwan di lingkungan Polda Sulbar memiliki kekuatan yang cukup untuk ikut mengawasi sekaligus menjaga kebersihan lingkungan markas komando.

“Polwan secara naluri itu suka dengan kebersihan. Harusnya dengan jumlah 119 personel ini, sudah sangat cukup untuk mengawasi dan menjaga kebersihan di Polda Sulbar. Ini bukan soal kompleksitas pekerjaan, melainkan bentuk kepekaan kita terhadap lingkungan kerja,” tutur Kapolda.

Ia pun meminta gerakan peduli kebersihan tersebut tidak hanya dilakukan sesaat, tetapi menjadi kebiasaan dan budaya yang diterapkan secara konsisten.

Selain kepedulian lingkungan, Kapolda juga menyoroti penggunaan media sosial di kalangan anggota Polri. Ia menegaskan tidak melarang personel memanfaatkan platform digital, bahkan melihatnya sebagai peluang untuk menghasilkan sesuatu yang positif, selama tetap mematuhi aturan dan kode etik kepolisian.

“Medsos itu seperti industri yang bisa menghasilkan rezeki. Saya izinkan, sepanjang tidak melanggar etik. Tolok ukur etik itu sederhana, jika apa yang kita bicarakan atau perbuat di medsos membuat kita takut diketahui orang lain, maka itu sudah menjadi bagian dari pelanggaran etik,” tegasnya.

Kapolda juga mengingatkan pentingnya menjaga kehormatan diri dalam interaksi sosial di luar kedinasan. Ia mencontohkan sikap proporsional dalam berkomunikasi, termasuk memahami makna bersikap tegas dan menjawab seperlunya sesuai kebutuhan.

Menurutnya, di tengah perkembangan ruang digital yang semakin terbuka, setiap perilaku anggota Polri berpotensi menjadi perhatian publik. Karena itu, integritas dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas harus lebih diutamakan dibandingkan sekadar membangun citra.

“Kata kuncinya, kegiatan tidak perlu terlalu diekspos berlebihan, kecuali yang memang terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi). Sekarang yang paling penting adalah menegakkan kebenaran,” tambahnya.

Suasana pengarahan semakin menyentuh ketika Irjen Pol Totok menyampaikan pesan spiritual mengenai kehidupan keluarga. Kepada Polwan yang telah berkeluarga, ia mengingatkan pentingnya menjaga ibadah, menjalankan kewajiban sebagai istri, serta membangun keharmonisan rumah tangga.

Ia menyebut salat, puasa, dan memperoleh rida suami sebagai tiga hal yang perlu diperhatikan seorang istri dalam menjalankan kehidupan rumah tangga dan ibadahnya.

“Ibadah seorang istri untuk memilih pintu surga itu ada tiga yaitu salat, puasa dan mendapatkan rida suami. Dari ketiga hal ini, mungkin yang paling menantang adalah menjaga rida suami,” tuturnya.

Sementara bagi Polwan yang belum menikah, Kapolda berpesan agar senantiasa memperbanyak doa dan melaksanakan salat malam, seraya memohon agar dipertemukan dengan pasangan hidup yang baik.

Di penghujung arahannya, Kapolda mengajak seluruh Polwan belajar menerima takdir, menghilangkan kebencian, serta memperbanyak doa dan kebaikan kepada sesama.

Ia juga mengingatkan pentingnya membangun keharmonisan keluarga sejak dini. Menurutnya, keluarga yang terawat dengan baik akan menjadi sumber kebahagiaan, terutama ketika memasuki masa purnatugas nanti.

“Semakin kita rida kepada takdir, maka akan semakin nyaman kehidupan kita tanpa problem. Hilangkan kebencian dan perbanyak mendoakan orang-orang yang tidak kita senangi. Mari bersama-sama kita doakan agar Polri ke depan menjadi lebih baik,” tutup Kapolda Sulbar.