
JAKARTA – Pengacara kondang Hotman Paris Hutapea memberikan apresiasi tinggi kepada Presiden Prabowo Subianto atas langkah tegas dalam mendukung pengungkapan sejumlah perkara dugaan korupsi yang ditangani Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortas Tipikor) Polri bersama Polda Metro Jaya.
Menurut Hotman, operasi besar yang berhasil membongkar sejumlah kasus korupsi tersebut tidak mungkin berjalan tanpa adanya dukungan dan restu dari kepala negara. Ia menilai ketegasan Presiden Prabowo menjadi faktor penting dalam mendorong aparat penegak hukum bertindak maksimal.
“Pertama-tama, saya mengucapkan selamat atas ketegasan Bapak Presiden. Tidak mungkin operasi besar-besaran tersebut dilakukan oleh kepolisian tanpa ada restu dari Presiden dan akhirnya membuahkan hasil yang sangat besar,” ujar Hotman dalam keterangannya, Minggu (12/7/2026).
Hotman menilai kepemimpinan Prabowo telah membuka mata publik terhadap besarnya persoalan korupsi yang selama ini merugikan negara, termasuk dugaan kerugian yang melibatkan berbagai badan usaha milik negara maupun daerah.
Ia bahkan menyebut langkah pemberantasan korupsi pada masa pemerintahan Prabowo sebagai sesuatu yang belum pernah dilakukan secara masif oleh pemerintahan sebelumnya.
“Bravo Bapak Prabowo. Justru beliau yang membuka mata kita betapa parahnya kondisi korupsi di negeri ini. Kerugian negara dan berbagai BUMN maupun BUMD berhasil diungkap. Memang tidak ada pemimpin yang sempurna, tetapi manfaat dari gaya kepemimpinan beliau jauh lebih besar,” kata Hotman.
Lebih lanjut, Hotman juga menyoroti pengusutan perkara yang menyeret nama mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Febrie Adriansyah. Ia mengapresiasi langkah kepolisian yang melakukan penggeledahan di sejumlah lokasi yang berkaitan dengan penyidikan perkara tersebut.
Menurutnya, tindakan hukum yang dilakukan hingga menyasar belasan titik menunjukkan keseriusan aparat dalam mengusut kasus tersebut secara profesional.
“Tanpa restu Presiden Prabowo, tidak mungkin kepolisian melakukan penggerebekan terhadap aset yang berkaitan dengan perkara tersebut hingga belasan lokasi,” ujarnya.
Di akhir pernyataannya, Hotman turut mendoakan Presiden Prabowo agar diberikan kesehatan dan umur panjang dalam memimpin Indonesia. Ia berharap kepemimpinan yang tegas mampu membawa Indonesia menjadi negara yang semakin maju, makmur, serta memiliki sistem penegakan hukum yang kuat dan berkeadilan.
Sementara itu, Ketua Komisi III DPR RI Habiburokhman sebelumnya juga mengungkapkan pesan Presiden Prabowo terkait penanganan perkara dugaan korupsi yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Menurutnya, Presiden menginginkan seluruh aparat penegak hukum tetap solid, bekerja secara profesional, serta mengedepankan sinergi antarlembaga dalam proses penegakan hukum.
Habiburokhman menyampaikan bahwa komitmen untuk menjaga soliditas tersebut telah dibangun melalui koordinasi antara Kortas Tipikor Polri dan Jampidsus, sehingga penanganan perkara dapat berjalan secara optimal sesuai ketentuan hukum yang berlaku.




