Senin , Februari 17 2020
Home / Daerah / Jelang Ramadan, Idris Harapkan Semua Pihak Jaga Ketersediaan Bahan Pokok

Jelang Ramadan, Idris Harapkan Semua Pihak Jaga Ketersediaan Bahan Pokok

Mamuju– Sekprov Sulbar, Muhammad Idris menghadiri Rapat Koordinasi Daerah dalam rangka stabilitas harga dan pasokan barang kebutuhan pokok menjelang puasa dan lebaran 2019/1440 Hijriah  di Hotel Maleo Mamuju,Kamis, 25 April 2019.
Sekprov Sulbar, Muhammad Idris pada kesempatan tersebut menyampaikan, kesempatan tatap muka ini tidak saja dimaksudkan untuk memetakan dan membahas potensi kebutuhan  dan masalah atau kendala,  terkait perkembangan harga dan ketersediaan stok bahan pokok,  tetapi sekaligus merupakan momen silaturrahmi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah guna meningkatkan koordinasi dan sinergitas dalam rangka merumuskan kebijakan-kebijakan yang dapat mengatasi masalah yang dihadapi oleh masyarakat,  terutama menjelang hari besar keagamaan nasional,  yang biasanya menimbulkan instabilitas harga dan pasokan bahan kebutuhan pokok,  sehingga berdampak pada tingkat inflasi di daerah.
“Dalam beberapa hari ke depan,  diperkirakan akan terdapat potensi kenaikan harga barang kebutuhan pokok akibat meningkatnya permintaan menjelang puasa dan lebaran .Saya minta kepada semua pihak yang terkait untuk menjaga ketersediaan bahan pokok agar terjadi kelancaran pasokan dan distribusi,” kata Idris.
Masih kata mantan Deputi LAN RI tersebut,  dengan ketersediaan bahan pokok tersebut diharapkan dapat mencegah kenaikan harga atau terjadinya kelangkaan bahan pokok di masyarakat. Ketersediaan pasokan dan stabilitas harga bahan pokok dimaksudkan sebagai upaya meredam kenaikan harga atau mencegah terjadinya kelangkaan bahan pokok di masyarakat
Kepala Dinas Koperindag dan UKM,  Amir Maricar menyampaikan, memasuki bulan ramadhan,   biasanya harga-harga bahan pokok akan meningkat , dan telah dilakukan peninjauan bersama dengan Kementerian Perdagangan,  Bulog,  di Hypermart Mall Matos Mamuju,  Pasar Baru,  dan Pasar Lama.
“Alhamdulillah,  di Sulbar ini tidak ada peningkatan harga yang signifikan sehingga daya beli masih terjangkau,”kata Amir.  (ilham)

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti dengan serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saya ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab menyapa nama saya Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Co. Id, sebagai jembatan untuk mendapatkan informasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. Co. Id jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!