Selasa , Maret 2 2021
Home / Daerah / Mamuju / Pascabencana, BKPRMI Peduli Bangun TK TPA di Malunda

Pascabencana, BKPRMI Peduli Bangun TK TPA di Malunda

Relawan BKPRMI bersama warga bergotong royong membangun TK TPA di Kecamatan Malunda Kabupaten Majene Sulawesi Barat.

MAJENE – Pascabencana gempa bumi yang mengguncang wilayah kabupaten Majene-Mamuju Provinsi Sulawesi Barat, aktivitas warga mulai berangsur membaik meski rasa trauma masih sangat terasa.

Peristiwa gempa bumi berkekuatan 6, 2 SR ini telah merusak ribuan rumah warga, rumah ibadah hingga merenggut ratusan korban jiwa.

Ditengah suasana duka pascabencana ini, Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Peduli Provinsi Sulawesi Barat, berinisiatif untuk mendirikan TK TPA di Dusun Tammaende, Kelurahan Lamuang Batu, Kecamatan Malunda Kabupaten Majene.

“Selama ini kami fokus membangun 20 unit rumah ibadah berupa masjid darurat di lokasi pengungsian. Kali ini, BKPRMI Peduli kembali mendirikan TK TPA untuk dimanfaatkan oleh masyarakat di daerah ini,” kata Ketum BKPRMI Provinsi Sulawesi Barat, Suardi di Majene, Jum’at 19/2/2021.

Menurutnya, pembangunan gedung TK TPA menjadi perhatian khusus sebagaimana keinginan saudara saudara kita yang sedang tertimpah musibah gempa bumi yang terjadi pada 15 Januari 2021.

Ia mengatakan, program ini merupakan bantuan warga BKPRMI, khususnya donasi dari teman teman pengurus DPW BKPRMI LPPTKA Badkot Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Saat ini kita sedang melakukan proses pembangunan gedung semi permanen untuk TK TPA. Insya Allah, beberapa hari kedepan telah rampung dan bisa digunakan oleh masyarakat yang ada di daerah ini. Pengembangan TK TPA ini muaranya untuk menjadikan Al-Qur’an sebagai landasan moral, etika dan spiritual, ” kata Suardi.

Suardi mengatakan, jajarannya akan menyiapkan tenaga pengajar guru ngaji untuk membina anak-anak kita sebagai generasi emas penghafal Al-Qur’an.

Karena itu, kepada seluruh warga BKPRMI di seluruh Indonesia agar bisa menyisipkan donasi nya untuk memaksimalkan pembangunan TK TPA yang hingga kini telah banyak menampung usulan dari masyarakat yang terdampak gempa bumi di Majene maupun di Mamuju.

Suardi menambahkan, totalitas Ketua Umum DPP BKPRMI Said Al Idrus menambah spirit relawan untuk mengibarkan panji-panji aksi kemanusiaan serta dukungan penuh dari Kepala Kanwil Kemenag Sulbar yang setiap saat memberikan arahan serta petunjuk untuk menjalankan dua program yang sedang dilaksanakan selama Pascamusibah gempa bumi.

 

Tokoh masyarakat Malunda, Abdul Rasid Lembah memberikan apresiasi atas program pembangunan TK TPA di Kecamatan Malunda

Sementara itu, tokoh masyarakat Malunda, Abdul Rasid Lembah, turut memberikan apresiasi kepada seluruh warga BKPRMI Peduli yang secara ikhlas membantu pembangunan rumah ibadah dan TK TPA dalam suasana seperti sekarang ini.

“Kami tak bisa membayangkan dalam situasi tertimpah musibah ternyata masih ada orang yang peduli meringankan beban masyarakat. Maka dari itu, atas nama masyarakat Malunda tentu ingin menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang setinggi-tingginya atas bantuan ini,” katanya.

Program BKPRMI Peduli yang telah menggalakkan program pembangunan rumah ibadah masjid dan TK TPA kata Abdul Rasid, merupakan khidma dibalik peristiwa gempa bumi yang melanda daerah ini.

“Terus terang sebelum bencana alam ini terjadi, di daerah kami belum ada gedung TK TPA sehingga generasi kita banyak yang buta baca Al-Qur’an. Kita menyambut gembira program BKPRMI Peduli sehingga anak-anak kita punya ruang untuk belajar lebih giat belajar membaca dan menghafal Al-Qur’an,” ucapnya.***

Penulis Acho Antara

About admin

Awalnya saya tak pernah berpikir untuk menjadi jurnalis. Pada tahun 2006, saya dipaksa untuk menjadi pewarta oleh om MP yang saat itu bekerja di koran harian Mercusuar, Palu, Sulteng. Sejak itu, meski harus tertatih-tatih, akhirnya profesi ini saya geluti serius untuk menjadi jurnalis yang profesional. Tepat tahun 2008, saya milih hijrah dari Palu ke Mamuju untuk mengembankan koran Suara Sulbar. Namun usianya hanya setahun sehingga saat itu juga ikut memberanikan diri melamar di perusahaan BUMN LKBN Antara Biro Sulselbar. Bekerja di kantor berita negara ini cukup lama. Bahkan masyarakat Sulbar lebih akrab mengenal nama saya dengan sapaan Acho Antara alias A. Acho Ahmad AH. Selepas bekerja di LKBN Antara pada tahun 2017, saya pun mendirikan media online Mediasulbar. Com dibawah naungan PT Media Sulawesi Barat, sebagai jembatan untuk menyalurkan informasi, edukasi bagi masyarakat Sulbar. Kami bertekad kuat, kelak mediasulbar. com jadi referensi oleh pembaca berita guna kemajuan daerah di Tanah Malaqbi Mandar.. Wassalam..
error: Content is protected !!