Beranda Advertorial 40 Titik Karhutla Landa Majene, BPBD: Kami Butuh Tambahan Armada Damkar dan...

40 Titik Karhutla Landa Majene, BPBD: Kami Butuh Tambahan Armada Damkar dan Relawan

3
Screenshot

MAJENE – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Sulawesi Barat, mencatat telah terjadi 40 peristiwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di berbagai wilayah Kabupaten Majene sejak status Tanggap Darurat Bencana Kemarau ditetapkan.

Kepala Pelaksana BPBD Majene,, Suardi,S.Ag,M.Pd, mengatakan jumlah tersebut merupakan data akumulasi dari awal bulan Agustus 2026. Titik terbanyak berada di Kecamatan Pamboang, Sendana, Banggae Timur, dan Tubo Sendana.

“Rata-rata dalam seminggu kami bisa menangani 3 sampai 5 kejadian. Puncaknya minggu lalu, dalam 3 hari ada 7 titik kebakaran sekaligus,” ujar Kalaksa BPBD Majene,.Suardi di Majene, Sabtu, 22/8/2026.

Menurutnya, faktor utama pemicu Karhutla adalah cuaca panas ekstrem, angin kencang, dan masih adanya pembukaan lahan dengan cara dibakar oleh masyarakat.

“Personil kami terbatas. Armada Damkar yang ada hanya 5 unit untuk melani di delapan kecamatan. Belum lagi medan yang sulit dan jarak tempuh jauh. Kami butuh tambahan armada dan mobil tangki air,” jelasnya.

Dari 40 peristiwa tersebut, BPBD mencatat total luas lahan yang terbakar mencapai ratusan Ha. Penetapan tanggap darurat itu diawali peristiwa meningkatnya peristiwa kebakaran lahan dan hutan yang sejak januari hingga kini totalnya memcapai 80 titik termasuk bencana kebakaran rumah pemduduk.

BPBD Majene saat ini mengandalkan bantuan dari TNI, Polri, Damkar Kabupaten tetangga, relawan, dan masyarakat. “Tanpa gotong royong, kami tidak akan sanggup,” tambah Kalaksa Majene.

Karena itu kata dia, pemerintah pusat melalui BNPB bisa memberikan bantuan penambahan Armada sebagai bentuk tanggung jawab negata kepada masyarakat yang rentan terkena musibah bencana. ***

Penulis Acoantara