Beranda Advertorial ORARI Turut Dilibatkan dalam Tanggap Darurat Bencana Dampak El Nino di Majene

ORARI Turut Dilibatkan dalam Tanggap Darurat Bencana Dampak El Nino di Majene

2

MAJENE – Organisasi Amatir Radio Indonesia (ORARI) Lokal Majene resmi dilibatkan dalam Posko Tanggap Darurat Bencana Dampak El Nino yang ditetapkan Pemerintah Kabupaten Majene.

Pelibatan ini dilakukan untuk memperkuat sistem komunikasi, terutama di wilayah yang rawan terisolir akibat kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) serta kekeringan.

Ketua ORARI Lokal Majene,, Abdul Munajat, SE,MM mengatakan beberapa anggota ORARI sudah disiagakan di posko utama BPBD Majene. “Tugas kami memastikan informasi dari lapangan ke BPBD dan sebaliknya tidak terputus. Apalagi saat jaringan seluler down,” ujar Ketua ORARI Majene, Munajab di Majene, Selasa,25/8/2026.

Kepala Pelaksana BPBD Majene,, Suardi mengapresiasi keterlibatan ORARI. “Di masa darurat seperti ini komunikasi adalah nyawa. ORARI membantu kami memantau 40 titik Karhutla dan penyaluran air bersih ke desa-desa terdampak,” kata Kalaksa BPBD Majene.

Selama masa tanggap darurat, anggota ORARI akan melakukan patroli komunikasi 24 jam. Mereka juga bertugas menyampaikan imbauan ke desa-desa tentang larangan membakar lahan dan jadwal distribusi air bersih.

“Frekuensi kami sudah dikoordinasikan dengan BPBD, TNI, Polri, dan Damkar. Jadi semua bisa terhubung dalam satu jaringan,” tambahnya.

Bupati Majene,, menyebut pelibatan ORARI adalah bentuk kolaborasi pentahelix. “Pemerintah tidak bisa sendiri. Dengan ORARI, informasi bencana bisa lebih cepat, akurat, dan menjangkau pelosok,” tegas Bupati Majene, Andi Achmad Syukri.

Masyarakat diimbau untuk tidak panik dan tetap mengikuti informasi resmi melalui BPBD dan jaringan ORARI di frekuensi 145.259.

Penulis Acoantara