
MAJENE – Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Majene, Suardi, memberikan arahan dan pemahaman kepada peserta didik SMP Negeri 1 Majene dalam kegiatan Simulasi Gempa Bumi dan Tsunami Daerah Pesisir untuk Anak Sekolah serta program SatuanAman Pendidikan.
Kegiatan yang berlangsung di halaman SMP Negeri 1 Majene tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesiapsiagaan warga sekolah dalam menghadapi potensi bencana, khususnya gempa bumi dan tsunami yang dapat mengancam wilayah pesisir.
Dalam arahannya, Suardi memberikan pemahaman kepada para siswa mengenai pentingnya mengenali risiko bencana, memahami langkah-langkah penyelamatan diri, serta mengetahui tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi gempa bumi maupun potensi tsunami.
Edukasi kebencanaan sejak dini dinilai penting untuk membangun kesadaran dan membentuk perilaku tanggap bencana di lingkungan sekolah. Melalui kegiatan ini, para peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teori, tetapi juga mampu memahami pentingnya bersikap tenang, mengikuti arahan petugas, dan melakukan evakuasi sesuai prosedur keselamatan.
Simulasi gempa bumi dan tsunami juga menjadi sarana pembelajaran praktis bagi warga sekolah untuk mengenali tahapan penyelamatan diri dalam situasi darurat. Pemahaman mengenai jalur evakuasi, titik kumpul yang aman, serta pentingnya mengikuti informasi resmi merupakan bagian penting dalam membangun kesiapsiagaan menghadapi bencana. (Adv)




